James Gunn Kesal Debat Antara Fan DC dan Marvel

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Minggu, 29/10/2017 09:30 WIB
Sutradara 'Guardians of the Galaxy', James Gunn 'menyemprot' fan DC dan Marvel karena tak berhenti debat di lini masa media sosial sineas itu. Sutradara 'Guardians of the Galaxy', James Gunn 'menyemprot' fan DC dan Marvel karena tak berhenti debat di lini masa media sosial sineas itu. (REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Guardians of the Galaxy, James Gunn rupanya sudah jemu dengan debat dan argumen antara penggamar fanatik Marvel dan DC. Gunn pun ‘menyemprot’ kedua kubu itu melalui akun media sosialnya.

Gunn mengungkapkan kekesalannya melalui unggahan di Twitter. Ia menyebut, pertengkaran kedua belah kubu tentang siapa yang lebih baik adalah sia-sia.

“Setiap kali saya menyebut tentang DC, apa pun itu, lini masa saya penuh dengan adu debat tak henti tentang BvS (Batman vs Superman),” kata Gunn.



“Kalian (fan Marvel dan DC) tidak akan pernah bisa meyakinkan satu sama lain, itu buang-buang energi,” lanjut Gunn.

Gunn pun menyarankan, alih-alih mendebatkan film tersebut, fan baiknya mempersoalkan kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Bagi Gunn, itu ‘lebih bermanfaat secara internasional’ ketimbang mendebatkan film yang telah dirilis setahun yang lalu.















Perdebatan antara penggemar Marvel dan DC sudah jadi rahasia umum di dunia maya. Kedua perusahaan pencipta karakter super hero ini sama-sama memiliki penggemar fanatik.

Kondisi semakin sensitif terkait film Batman vs Superman: Dawn of Justice yang digarap oleh Zack Snyder. Film ini membagi dua kubu penggemar dengan amat ekstrem, sebagian menyukai dan sisanya tidak.


Ketika dirilis pada 25 Maret 2016 lalu, film ini mendapatkan sambutan yang amat antusias dengan pendapatan domestik US$166 juta dan US$422,5 juta di seluruh dunia yang menobatkan Batman vs Superman menjadi film dengan pembukaan tertinggi ke-8 sepanjang masa.

Namun, kondisi terbalik ketika masuk pekan ke-2. Film ini menghadapi kejatuhan box office terparah dalam sejarah dengan angka pendapatan anjlok hingga 81 persen.

Film ini pun menjadi bulan-bulanan para kritikus. Batman vs Superman secara umum mendapatkan ulasan negatif dari para kritikus dengan Rotten Tomatoes mengumpulkan nilai rata-rata untuk film ini hanya 27 persen.

Bahkan, film ini mendapatkan penghargaan sebagai Skenario Terburuk dari Golden Raspberry.