Ulang Tahun ke-80, Titiek Puspa Merasa di 'Surga'

Puput Tripeni Juniman, CNN Indonesia | Rabu, 01/11/2017 17:41 WIB
Ulang Tahun ke-80, Titiek Puspa Merasa di 'Surga' Titiek Puspa berulang tahun ke-80 hari ini, Rabu (1/11). (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi senior Titiek Puspa merayakan ulang tahunnya yang ke-80 hari ini, Rabu (1/11). Namun usia yang sudah renta itu tak membuatnya berhenti berkarier. Sang penyanyi Apanya Dong itu bahkan mendapat penghargaan double platinum tepat di hari ulang tahunnya itu.

Titiek mendapat sertifikasi musik itu berkat penjualan album Duta Cinta yang mencapai 150 ribu kopi atau bernilai Rp2 miliar. Satu platinum diberikan untuk 75 ribu kopi CD dan VCD.

Duta Cinta merupakan album Titiek Puspa bersama grup vokal binaannya yang juga bernama Duta Cinta. Grup Vokal itu berisi 10 anak terpilih yang menyanyikan lagu karya Titiek.



"Dengan bangga dan bahagia saya dan keluarga Musica Studio memberikan penghargaan double platinum kepada Tante Titiek Puspa dan Duta Cinta untuk usaha dan kepedulian terhadap lagu anak Indonesia. Bukan hanya satu tapi dua sekaligus," kata Bos Musica Studio Acin Wijaya saat perayaan ulang tahun Titiek Puspa di Jakarta, Rabu (1/11).

Musica Studio merupakan label yang mengeluarkan Duta Cinta yang rilis pada 2015 lalu.

Pencapaian ini membuat Titiek senang karena kontribusinya untuk lagu anak-anak diakui. "Saya merasa di ‘surga’ karena di umur 80 tahun ini masih bisa berbuat untuk negeri," tutur Titiek.


Menjual 150 ribu keping album Duta Cinta dalam era digital ini bukan perjalanan yang mudah. Perempuan yang akrab disapa Eyang itu bercerita, awalnya album itu tidak laku.

Di beberapa bulan pertama sejak rilis, album itu hanya laku sekitar 30 ribu keping saja. Dia pun kelabakan mencari akal untuk menjual album itu. Padahal, target awalnya adalah menyebarkan album itu ke anak-anak di sekolah dasar dari Sabang sampai Merauke.

Beberapa hari kemudian, Titiek dipanggil oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang menyatakan bakal membeli sisa album itu untuk anak-anak di seluruh Indonesia.


"Waktu saya ketemu dia bilang, 'Ya sudah saya beli separuh'. Tapi kemudian saya bilang berarti yang dengar cuman dari Sabang sampai pinggiran Jakarta saja, sementara sisanya  tidak mendengar. Lalu, bapaknya bilang, 'Ya sudah saya beli semua'. Saya langsung bilang yes," kata Titiek menceritakan pengalamannya. (rsa)