Berantakan, Fan Bereskan Memorial Jonghyun di SM Coex Artium

Resty Armenia, CNN Indonesia | Kamis, 11/01/2018 17:01 WIB
Penggemar mendedikasikan waktunya untuk membereskan memorial mendiang vokalis SHINee, Jonghyun yang ditempatkan di dalam SM Coex Atrium, Seoul, Korea Selatan. Penggemar mendedikasikan waktunya untuk membereskan memorial mendiang vokalis SHINee, Jonghyun. (Yonhap/via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penggemar mendedikasikan waktunya untuk membereskan memorial mendiang vokalis SHINee, Jonghyun yang ditempatkan di dalam SM Coex Atrium, Seoul, Korea Selatan.

Beberapa hari setelah Jonghyun meninggal, sebuah ruang dibuat di dalam SM Coex Atrium untuk Shawol—julukan penggemar SHINee—yang ingin memperingati kematian sang idola.

Tak lama setelah diciptakan, pojokan itu sudah dipenuhi dengan catatan kecil yang ditempel di seluruh permukaan kaca dan dinding. Bukan hanya itu, banyak penggemar yang meninggalkan surat, bunga, foto hingga makanan ringan kesukaan Jonghyun.



Pada Minggu (7/1), melansir Kookmin Ilbo via Naver, melalui beberapa forum komunitas online, Shawol melayangkan komplain soal ruang tersebut yang menjadi berantakan dan tidak teratur. Misalnya, banyak hadiah ditumpuk ala kadarnya lantaran sejumlah gelandangan datang dan mengambil makanan yang ada di tumpukan itu.

Shawol pun menyuarakan keluhannya kepada SM Entertainment, selaku agensi dan pemilik ruang tersebut. Meski demikian, agensi yang dipimpin Lee Soo Man itu tidak merespons.

Penggemar tak punya pilihan lain selain membersihkan ruangan itu sendiri. Mereka membereskan hadiah-hadiah itu dan memisahkannya ke dalam kotak-kotak berbeda.


Layaknya daur ulang barang, Shawol pun menaruh barang pecah belah ke dalam satu kontainer, makanan di kontainer lain, dan seterusnya. Mereka pun meninggalkan pesan-pesan agar Shawol lain menaruh barang sesuai dengan kontainernya.

Seorang fan yang sukarela membersihkan ruangan itu mengunggah foto-foto hasil kerja kerasnya di media sosial.

“Semua bunga telah ditaruh di sebuah kotak dengan rapi, dan kami memisahkan item yang terbuat dari kertas seperti buku, catatan, dan lilin. Kami juga berupaya keras untuk menempelkan kembali catatan tempel ke dinding,” ujar fan itu.

Ia menambahkan, “Sisanya sekarang tergantung agensi. Kami harap SM menemukan ruang memorial yang lebih pantas secepatnya dan membantu agar ruang itu tetap teratur sebagaimana mestinya.”

[Gambas:Video CNN]

(res)