Netizen Protes Kemenangan Ed Sheeran di Grammy Awards 2018

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Senin, 29/01/2018 13:42 WIB
Netizen Protes Kemenangan Ed Sheeran di Grammy Awards 2018 Kemenangan Ed Sheeran atas Best Pop Solo Performance lewat 'Shape of You' dianggap tak layak oleh netizen. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenangan Ed Sheeran atas dua kategori Grammy Awards 2018, Minggu (28/1) malam waktu New York mendapat protes dari netizen.

Ed Sheeran diketahui membawa pulang dua piala Grammy untuk nominasi Best Pop Solo Performance dan Best Pop Album.

Protes dari Sheeran mulai berdatangan ketika nama musisi Inggris itu diumumkan sebagai pemenang Best Pop Solo Performance atas lagu 'Shape of You'.



Dalam kategori tersebut, Sheeran sebagai satu-satunya lelaki mengalahkan empat wanita lainnya, yaitu Kelly Clarkson, Pink, Lady Gaga, dan Kesha.

Netizen menganggap, piala Best Pop Solo Performance Grammy tahun ini lebih pantas diberikan kepada satu di antara empat nomine perempuan tersebut.

Bahkan, netizen menilai lagu Praying dari Kesha dianggap yang seharusnya mendapatkan Grammy lantaran lagunya yang mengisahkan kebangkitan usai menghadapi kasus pelecehan sesksual.

"Piala itu harusnya milik @KeshaRose untuk banyak alasan. Itu sebuah penghargaan untuk penampilan vokalnya dan dia menyanyikan itu dengan hati," cuit akun @pfpicardi.



"Ed Sheeran menang untuk Best Pop Solo? itu seharusnya @KeshaRose," tambah @TatiannaNow



"Saya kira jadi hal yang baik Kesha tidak menang dari Ed Sheeran, karena industri musik sepertinya tidak peduli tentang penyalahgunaan kekuasaan," tambah @ira.



Secara komersil, Shape of You mendapat pengakuan menjadi salah satu hit sepanjang 2017. Lagu itu merupakan lagu yang paling banyak diputar secara streaming dengan catatan 1,32 miliar kali didengar.

Lagu itu pun menduduki puncak tangga lagu termasuk Billboard Hot 100.

Meski banyak yang protes atas kemenangan Sheeran, sebagian netizen mengakui performa sahabat Taylor Swift cukup baik dalam lagu itu.

[Gambas:Youtube]

Namun, mereka sepakat dengan netizen lainnya bahwa lagu milik Kesha atau Lady Gaga yang menyuarakan kebangkitan personal jauh lebih baik dibandingkan milik Sheeran.

"Saya harus mengakui bahwa saya kecewa dengan kemenangan Sheeran. Ya, lagu dia memang enak didengar dan populer, namun Kesha memiliki lagu yang amat baik dengan pesan penting di waktu yang tepat yang dirasakan banyak orang. Lagi pula, Sheeran tidak datang di Grammy," kata akun Poke From Home.



"Lady Gaga menulis Million Reasons dalam masa pemulihannya dari patah hati. Kesha menulis Praying setelah melalui mimpi paling buruk dalam hidupnya. Ed Sheeran menulis Shape of You tentang seorang wanita klub yang membuat ia bernafsu. Selamat Recording Academy, Terima kasih untuk ini," kata seorang penggemar Lady Gaga dengan akun LMonterReacts.









[Gambas:Youtube] (end)