Harvey Weinstein Minta Maaf Catut Nama Meryl Streep dan J-Law

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Sabtu, 24/02/2018 09:51 WIB
Harvey Weinstein Minta Maaf Catut Nama Meryl Streep dan J-Law Harvey Weinstein meminta maaf karena telah mencatut nama Meryl Streep dan Jennifer Lawrence saat sidang. (Drew Angerer/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah berkelit dalam persidangan dengan tuduhan pelecehan seksual, produser Harvey Weinstein meminta maaf kepada aktris Meryl Streep dan Jennifer Lawrence. Nama Streep dan Lawrence sempat disebut kuasa hukum Weinstein saat sidang untuk menghentikan gugatan pelecehan seksual.

"Weintein menghargai masukan dari Streep dan Lawrence dalam hal ini dan meminta maaf. Ke depan, Weinstein meminta kuasa hukum untuk tidak memasukkan nama-nama dari mantan rekan kerja untuk menghindari kemungkinan apapun, meski nama itu meski mereka diketahui publik," kata kuasa hukum Weinstein, seperti dilansir The Hollywood Reporter.

Kuasa hukum Weinstein melanjutkan, "Weinstein telah diberitahu bahwa kuasa hukum memasukkan nama aktris yang pernah bekerja dengannya secara tidak benar, walau artis itu tidak melakukan kesalahan."



"Meski Weinstein bekerja dengan ratusan aktor profesional dan saling menghormati, kuasa hukum tidak akan menggunakan nama aktor sebagai alasan. Walau aktor tersebut pernah membuat pernyataan terbuka tentang Weinstein."

Pada Rabu (21/2) lalu, Weinstein meminta hakim untuk menghentikan tuntutan pelecehan seksual yang diajukan oleh sejumlah perempuan. Dalam nota pembelaan, kuasa hukum Weinstein menggunakan pernyataan lama Streep dan Lawrence yang mengatakan kalau Weinstein orang baik.

Mendengar pernyataan kuasa hukum, Streep angkat bicara. Ia mengatakan Weinstein harus bertanggungjawab atas tindakan pelecehan seksual yang dilakukan.


"Tindakan kriminal yang ia lakukan terhadap tubuh perempuan adalah tanggungjawabnya. Bila masih ada keadilan yang tersisa dalam sistem yang akan dia bayar," kata Streep.

Menyusul Streep, Lawrence turut membuka suara. Ia menilai Weinstein melakukan hal yang biasa ia lakukan bersama perusahaannya untuk mendapat keuntungan.

"Ini yang dilakukan predator, dan harus dihentikan. Walau saya tidak menjadi korban Weinstein, saya berdiri di belakang wanita-wanita yang selamat dari penganiayaannya," kata Lawrence.

Lawrence melanjutkan, "Saya mengapresiasi mereka dengan berbagai cara yang diperlukan untuk membawanya ke pengadilan, baik pidana maupun perdata."

[Gambas:Video CNN] (res)