Donny Damara Ambil Peran 'Guru Ngaji' karena 'Seksi'

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 20:45 WIB
Donny Damara Ambil Peran 'Guru Ngaji' karena 'Seksi' Aktor senior Donny Damara mengaku mengambil peran menjadi guru agama dalam film 'Guru Ngaji' karena ceritanya yang 'seksi'. (AFP PHOTO / Oeday Abdullah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktor Donny Damara mengaku mengambil peran menjadi guru mengaji bernama Mukri dalam film Guru Ngaji sebagai respons atas situasi sosial yang ia rasakan belakangan ini.

"Sebenarnya cerita ini diangkat untuk sikapi situasi sekarang. Saya ambil [film ini] karena cerita ini 'seksi'. Dalam arti, tokoh Mukri tinggal di tempat yang ada berbagai golongan dan agama lain," kata Donny dalam acara jumpa media di Epicentrum Jakarta Selatan, Rabu (14/3).

Dalam cerita film Guru Ngaji yang Donny mainkan, Mukri digambarkan sebagai guru mengaji yang sangat sabar. Setiap murid yang malas, mengantuk, atau menyontek saat mengaji selalu ditegur dengan lembut.


Mukri juga merupakan kepala keluarga yang kurang mampu dengan seorang istri dan satu orang anak laki-laki.


Selain soal Mukri, film ini juga menceritakan toleransi antar suku, agama, dan ras, seperti cerita Mukri yang bekerja kepada Koh Alung (Verdi Solaiman), seorang bos pasar malam beragama Kristen dan keturunan Tionghoa.

Hidup dalam keberagaman diakui Donny tak akan pernah luput dari masalah serta konflik. Namun ia memiliki pandangannya sendiri ketika menghadapi masalah akibat keberagaman.

"Ketika ada konflik, disikapi dengan sederhana enggak perlu ada yang diperuncing. Sayang kalau apa-apa serba diperuncing, padahal sangat sederhana masalahnya," kata Donny.

Memerankan sebagai sosok guru agama juga membawa aktor senior yang pernah diganjar Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik pada 2012 dan Aktor Terbaik Asian Film Award 2012 berkat peran dalam Lovely Man itu terkenang akan masa kecil.


Donny mengaku mengenang pengalaman masa kecilnya ketika menjalani kegiatan mengaji. Meski mengaku lebih ingin main ketimbang membaca Alquran, ia tetap melakukannya.

Berkat pengalamannya itu, tak butuh waktu lama bagi Donny untuk mempelajari sosok guru mengaji. Ia hanya perlu mengingat sikap gurunya saat mengajari mengaji. Namun ia tetap menemui kesulitan.

"Yang susah adalah karakter Mukri, bagaimana dia menyikapi segala kekurangan dan menyikapi keadaan yang serba sulit [dengan sabar]. Dia juga harus memenuhi kebutuhan keluarga," kata Donny.

Bukan hanya menjadi guru ngaji, Mukri juga harus menjadi badut di pasar malam. Pekerjaan itu terpaksa ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

[Gambas:Youtube]

Belajar menjadi badut diakui Donny merupakan hal yang cukup sulit karena ada beberapa adegan atraksi. Semua adegan atraksi dilakukan pemeran pengganti kecuali adegan mengendarai sepeda beroda tunggal.

"Kami diberi kesempatan latihan dua bulan sebelum syuting mulai. Termasuk roda satu itu paling susah, badut [yang melatih] bilang enam bulan baru bisa jalan lurus. Kami cuma bisa lima kayuh dan luka-luka saat latihan, lecet di bagian paha." kata Donny.

Selain Donny, film ini juga menampilkan aktris senior Dewi Irawan sebagai istri Mukri, Sopiah. Sementara Dodit Mulyanto sebagai Yanto, Ence Bagus sebagai Parmin, Anandia Suri sebagai Rahma, Tarzan sebagai Kepala Desa dan Akonza Chaveliee sebagai Ismail.

Film Guru Ngaji dijadwalkan tayang di bioskop pada 22 Maret mendatang. (end)