FOTO: Panjat Galah Pisau Etnis Lisu

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 04/04/2018 19:41 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Lisu di China menggelar Festival Galah Pisau tiap hari kedelapan bulan kedua tahun China. Di sana, mereka memanjat galah dengan deretan pisau tajam.

Festival Galah Pisau dirayakan oleh komunitas etnis Lisu di Luzhang, Daerah Administrasi Otonomi Nujiang Lisu, Provinsi Yunnan, China tiap hari kedelapan bulan kedua tahun China. (REUTERS/Aly Song)
Festival tahunan ini merupakan bentuk rasa syukur warga Lisu terhadap seorang pahlawan Han, yakni menteri perang di era Dinasti Ming, Wang Ji, yang mengajari mereka bagaimana membuat pisau. (REUTERS/Aly Song)
Warga Lisu merayakan malam festival dengan berdansa dan melakukan berbagai atraksi menantang maut, seperti berjalan tanpa alas kaki di atas bara atau melompat di atas api. (REUTERS/Aly Song TPX IMAGES OF THE DAY)
Atraksi paling populer dan mencekam adalah memanjat sebuah galah setinggi 20 meter dengan 36 bilah pisau tajam yang dipasang berderet di antara dua galah sehingga menyerupai tangga. (REUTERS/Aly Song)
Pemanjat galah pisau itu telah berlatih jauh sebelum festival berlangsung, sehingga mereka mampu memanjat galah bertangga pisau tajam itu tanpa menggunakan alas kaki. (REUTERS/Aly Song)
Para penampil atraksi menirukan bintang dengan melompat dan menari di atas bara tanpa menggunakan alas kaki dan setengah telanjang. (REUTERS/Aly Song)
Ada pula
Penampil lain mengenakan pakaian dan serban merah. Setelah minum semangkuk wine, mereka mulai memanjat galah pisau. Yang pertama sampai di puncak menjadi pemenang. (REUTERS/Aly Song)
Ribuan warga dari berbagai penjuru China rela melancong jauh demi menyaksikan festival unik dan atraksi menantang maut yang disuguhkan oleh para warga Lisu itu. (REUTERS/Aly Song)
Warga Lisu paling banyak bermata pencaharian sebagai petani. Mereka juga ulung berburu demi mencukupi kebutuhan. Etnis ini terkenal beretika unik dan ramah. (REUTERS/Aly Song)