FOTO: Laga Sumo Musim Semi

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 18/04/2018 08:02 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan pesumo bertarung di upacara turnamen tahunan Festival Sumo Musim Semi yang digelar di kuil perang Yasukuni Jinja di Tokyo pada Senin (15/4).

Tawa, sinar matahari, dan optimisme memenuhi upacara turnamen Festival Sumo Musim Semi yang diselenggarakan di sebuah kuil perang Yasukuni Jinja di Tokyo pada Senin (15/4). (REUTERS/Toru Hanai)
Upacara turnamen sumo ini berlangsung tiap tahun sejak 1869. Kuil Yasukuni Jinja memiliki sebuah ring sumo permanen. Total 200 pesumo berlaga tiap tahunnya di ring ini. (REUTERS/Toru Hanai)
Seiring dengan bergeraknya sumo dari pemberitaan negatif seputar insiden mulai dari penyerangan dan penindasan, hingga tuduhan seksisme, ada beberapa tanda yang memperjelas bahwa isu-isu terkini dapat meredam popularitas sumo. (REUTERS/Toru Hanai)
Fan garis keras sumo dan turis berbondong-bondong ke acara yang digelar di Kuil Yasukuni Jinja, dilihat oleh banyak orang di Asia sebagai sebuah simbol militerisme Jepang di masa lalu. (REUTERS/Toru Hanai)
Ribuan penonton disuguhi pameran pertarungan, yang didahului dengan upacara pengentakan kaki yang dihormati sepanjang zaman, juga nyanyian tradisional dan bahkan sebuah rutinitas komedi yang menjelaskan peraturan gulat sumo. (REUTERS/Toru Hanai)
Para pesumo dengan berat masing-masing sekitar 120 kilogram mengenakan cawat tradisional. Mereka bergulat, saling menampar dan mendorong demi kemenangan. (REUTERS/Toru Hanai)
Banyak penggemar yang meninggalkan Kuil Yasukuni percaya bahwa gulat sumo harus lebih inklusif, terutama dengan Olimpiade Musim Panas selanjutnya yang digelar di Tokyo pada 2020. (REUTERS/Toru Hanai)
Meski jarang, pesumo wanita tetap ada di seluruh penjuru Jepang di level amatir. Namun, Asosiasi Sumo Jepang (JSA) tidak memperbolehkan wanita untuk berkompetisi secara profesional, seperti para pesumo pria. (REUTERS/Toru Hanai)
Sejarah sumo, olahraga nasional Jepang, bisa ditelusuri hingga lebih dari 1.500 tahun ke belakang, dengan akarnya dalam sebuah ritual keagamaan yang diadakan di Kuil shinto untuk mendoakan hasil panen yang melimpah. (REUTERS/Toru Hanai)
Para penggemar, yang telah menonton para idolanya berlaga secara dekat di Tokyo, berharap agar upacara khusus ini bisa diikuti dengan sebuah tahun tanpa skandal karena sumo tengah berupaya untuk membangun kembali reputasinya yang rusak. (REUTERS/Toru Hanai)