FOTO: Hura-hura, Musik dan Tawa di Delaware

REUTERS/Mark Makela, CNN Indonesia | Senin, 18/06/2018 15:25 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Firefly Music Festival kembali digelar dan menjadi tempat berpesta bagi para pencinta musik di Delaware, Amerika Serikat, 14 hingga 17 Juni.

Pencinta musik luar ruang kembali berpesta lewat Firefly Music Festival. Pesta musik di Delaware itu dimulai 14 Juni hingga 17 Juni. (REUTERS/Mark Makela)
Bintang tamu utamanya termasuk Kendrick Lamar, Eminem dan Arctic Monkeys. Namun disebut-sebut, tidak banyak penyanyi perempuan yang dijadikan bintang dalam festival itu. (REUTERS/Mark Makela)
Menurut catatan News Journal, sejak festival itu digelar pertama kalinya pada 2012, dari 26 penampil perempuan yang pernah ada hanya satu yang dijadikan penampil utama, yakni Florence and the Machine. (REUTERS/Mark Makela)
Tahun ini saja hanya ada dua penampil perempuan di antara 95 artis yang menghibur pencinta musik di area Dover International Speedway, tepatnya di The Woodlands. (REUTERS/Mark Makela)
Sementara panitia menolak berkomentar soal itu, masalah Firefly Music Festival tahun ini bukan cuma soal gender. Pengunjung menemukan beberapa area berkemah tutup. (REUTERS/Mark Makela)
Area lain untuk menginap—yang sering dilakukan pengunjung karena malas bolak-balik ke hotel atau di dekat area panggung—buka, namun beberapa dirantai dan dikunci. (REUTERS/Mark Makela)
Pengunjung merasa kecewa dengan itu, karena biasanya mereka punya pilihan untuk berkemah di sana atau sekadar mengunjungi teman, minum-minum sambil mengelilingi api unggun atau sekadar memanggang daging, lalu menginap atau kembali ke hotelnya. (REUTERS/Mark Makela)
Menurut panitia, penutupan itu didasari alasan keamanan. (REUTERS/Mark Makela)
Itu membuat pengunjung menurun. Meski begitu, Firefly Music Festival tetap ramai pada malam pembukaannya, Kamis (14/6). Pengunjung berdatangan dan berkerumun, siap berpesta. (REUTERS/Mark Makela)
Malam itu menjadi satu-satunya malam tanpa penampil utama. Meski begitu, pengunjung tetap berdesakan menyaksikan duo EDM Hippie Sabotage dan Chicano Batman. (REUTERS/Mark Makela)