Joe, Ayah Michael dan Janet Jackson Meninggal Dunia

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Kamis, 28/06/2018 00:13 WIB
Joe, Ayah Michael dan Janet Jackson Meninggal Dunia Ayah Michael dan Janet Jackson, Joe, dikabarkan meninggal dunia di usia 89 tahun setelah berjuang melawan kanker sejak lama. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Isaac Brekken)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ayah Michael dan Janet Jackson, Joe, dikabarkan meninggal dunia pada usia 89 tahun. Ia disebut dilarikan ke rumah sakit pada pekan lalu dalam perjuangannya melawan kanker.

Media TMZ melaporkan ayah sekaligus manajer di masa awal Michael dan Janet itu meninggal dunia pada Rabu (27/6) pada pukul 15.30 waktu Los Angeles.

Anak ke-empat Joe, Jermaine Jackson sempat mengungkapkan kondisi ayahnya sebelum dilarikan ke rumah sakit setelah memasuki stadium akhir dari kanker yang dideritanya.


"Dia amat amat rapuh, dia tidak punya waktu lama. Keluarga harus berada di sampingnya, itu adalah satu-satunya tujuan kami di penghujung usianya," kata Jermaine Jackson kepada Daily Mail, dikutip dari NME.


Meski telah lama diketahui bertarung melawan kanker, Joe disebut sempat meminta keluarganya untuk berhenti menyampuri urusan medisnya atau bahkan mengunjunginya.

Namun pihak keluarga tetap mengunjunginya. Joe dijenguk oleh istrinya, Katherine, anak perempuannya, Rebbie dan Joh'Vonnie, dan cucunya Yashi Brown.

"Tidak ada yang tahu apa yang terjadi, kami tidak seharusnya meminta, memohon, dan berdebat untuk melihat ayah kami sendiri, terutama di waktu seperti ini," kata Jermaine.

"Kami telah terluka. Kami tidak diberitahu di mana dia berada dan tidak dapat mendapatkan gambaran penuh. Bahkan dari dokter. Ibu saya amat cemas. Ini yang diinginkan semua keluarga, namun sejumlah orang di sekitarnya mengira tahu lebih baik, padahal tidak," lanjut Jermaine.


Selain kanker, Joe Jackson juga disebut menderita demensia dan kesulitan penglihatan akibat strok yang sempat ia alami pada 2015.

Peran Joe dalam keluarganya selain sebagai ayah adalah sebagai manajer bagi putranya, Jackie, Tito, dan Jermaine yang ia bentuk sebagai sebuah trio pada awal 1960-an.

Trio tersebut kemudian berkembang menjadi The Jackson 5 dengan tambahan personel dari Marlon dan Michael. Mereka pun menandatangani kontrak dengan Motown Records pada 1969 dan mulai menjadi bintang dunia.

Semasa hidup, Joe Jackson sempat mendapatkan kritik terkait perannya sebagai manajer. Ia disebut mengeksploitasi anak-anaknya.

Anggapan itu muncul ketika anak-anak Jackson mulai mengungkapkan perlakuan Joe ketika mereka sudah dewasa.

Diberitakan NME, atas skandal ini, pada 2017, Joe Jackson sempat mengucapkan permohonan maaf atas perlakuannya ketika masih menjadi manajer bagi anak-anaknya. (end)