Rapper Kawan Drake Jadi Korban Tewas Penembakan di Kanada

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Senin, 02/07/2018 16:38 WIB
Rapper Kawan Drake Jadi Korban Tewas Penembakan di Kanada Ilustrasi penembakan. (Skitterphoto/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi rap kembali menjadi korban penembakan di jalan. Usai kasus yang menimpa XXXTentacion, kini kawan Drake yang sempat menjadi pembuka konsernya, Smoke Dawg tewas pada akhir pekan kemarin di depan kelab malam Cube di Toronto, Kanada.

Rapper 21 tahun asal Toronto itu sempat dilarikan ke rumah sakit dengan dua orang lain yang juga menjadi korban penembakan. Namun, dia kemudian mengembuskan napas terakhirnya karena luka parah.

Kabar itu dikonfirmasi oleh kawan Dawg kepada Global News, keesokan hari setelah kejadian, Minggu (1/7) kemarin. Sementara, hingga kini dua korban lainnya masih dalam tahap perawatan di rumah sakit.



Insiden penembakan itu terjadi bertepatan dengan hari jadi Kanada, saat banyak orang pergi keluar rumah untuk merayakan libur nasional.

"Kami mendengar beberapa kali suara tembakan. Datang dua kali. Tiga atau empat tembakan sekali kejadian, kemudian berhenti, kemudian empat sampai lima tembakan," kata seorang saksi kepada media lokal CP24.

"Situasi berubah menjadi kacau, ada orang-orang berlarian kemana-mana, ada kendaran yang berusaha keluar dari jalan," lanjutnya.

Dia juga mengatakan bahwa umumnya lalu lintas di sana cukup normal, tapi malam itu banyak turis yang kemudian berlari ketakutan.

"Sangat intens, itu sangat kacau," tambahnya.


Sementara itu, mengutip Ace Showbiz, kepolisian setempat menyatakan bahwa hari itu memang benar ada laporan tentang penembakan pada sekitar pukul 08.00 malam dan tersangka kemungkinan telah melarikan diri ke sebuah mobil SUV hitam.

Dugaan itu didasari oleh pernyataan seorang wanita yang mengaku melihat sebuah SUV hitam menyerbu daerah itu sebelum seorang supir trem meminta pada orang-orang untuk tiarap.

"Ketika saya mendengar tembakan pertama saya melihat ke luar karena saya tengah berada di dalam trem dan saya melihat seseorang dengan baju putih, pria kulit hitam, jatuh," kata saksi tersebut.

"Saya melihat sebuah mobil SUV hitam dengan jendela gelap menerjang. Kemudian ada empat tembakan lagi setelahnya dan kami semua berada di bawa disuruh tiarap oleh masinis trem,"


Sementara itu, Drake yang pernah melakukan tur dengan Smoke Dawg pada Februari dan Maret 2017, menyampaikan dukacita atas kematian kawannya itu melalui fitur Story di Instagram.

Dia menyampaikan itu sembari membagikan momen kebersamaannya saat konser.

"Semua karunia dan jiwa yang terberkati dan cahaya diri yang dipadamkan akhir-akhir ini sangat menghancurkan," kata Drake. "Saya berharap kedamaian akan membersihkan kota kita. Ada banyak bakat dan cerita yang tidak pernak kita lihat sebelumnya,"

"Selamat beristirahat Smoke," lanjut Drake.



Smoke Dawg yang memiliki nama asli Jahvante Smart bergabung dengan Drake dalam tur konser Boy Meets World. Dia tampil bersama anggota lain dari grup Halal Gang. Dia pun dikenal dengan lagunya yang berjudul Trap House. (end)