Ulasan Konser

Celoteh SZA tentang Hijab dan Assalamualaikum di Panggung WTF

Muhammad Andika Putra, CNN Indonesia | Senin, 23/07/2018 08:05 WIB
Celoteh SZA tentang Hijab dan Assalamualaikum di Panggung WTF SZA menjadi penampil pemungkas di WTF 2018. (REUTERS/Carlo Allegri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Solana Imani Rowe alias SZA menjadi penampil pemungkas dalam festival musik We The Fest (WTF) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ia tampil paling akhir dipanggung utama bernama WTF Stage, Minggu (22/7).

Penonton SZA tidak seramai saat Lorde manggung di tempat yang sama sehari sebelumnya.

Meski begitu, penonton tetap semangat menanti musisi asal Amerika Serikat yang baru benar-benar naik panggung pada Senin dini hari, pukul 00.07 itu. Mengenakan busana tradisional India, sari, ia langsung menyanyikan lagu Supermodel dan Anything, tanpa jeda.



Namun aksi panggung SZA tak satu arah. Justru interaksi dengan penonton adalah hal paling menarik, tanpa melupakan joget dan penguasaan panggung yang tak kalah energik.

Musisi 27 tahun itu lihai merebut hati penonton dengan mengajak mereka menyelami tiap lagu yang dibawakan. Tanpa canggung ia bercerita soal kehidupan dan makna di balik lagu-lagunya, tak sekadar sebagai sapaan basa-basi. Persis seperti orang berceloteh.

Salah satu yang paling membekas dan terasa dekat, SZA bercerita tentang ibunya yang mengingatkan untuk mengenakan jilbab. Ibu musisi berkulit berwarna itu memang pemeluk agama Kristen, tapi ayahnya merupakan seorang Muslim. Pun SZA tumbuh dengan ajaran Islam.


"Saya mau mengatakan assalamualaikum, terima kasih. Saya melakukan itu karena cinta dan menghormati kalian. Berbicara soal cinta dan kehormatan, mari bernyanyi," kata SZA yang langsung menyambung celotehnya dengan nyanyian Love Galore.

Ia kembali berceloteh saat hendak menyanyikan Normal Girl. SZA bercerita, ia bukan siswa yang populer saat sekolah. Ia hanya ingin menjadi siswa biasa, seperti lagunya.

Begitu pula saat hendak menyanyikan Dove In The Wind dan Garden (Say It Like Dat). Ia mengatakan bahwa lagu Dove In The Wind bercerita soal genitalia perempuan. Sementara Garden (Say It Like Dat) bercerita tentang dia yang terkadang merasa memiliki kepribadian berbeda-beda. Lagu ia memang tulis dari empat perspektif berbeda.


SZA juga melakukan interaksi singkat dengan pengunjung saat membawakan Broken Clokcks, Go Gina, Drew Barrymore dan The Weekend. Di lagu The Weekend, ia melontarkan pertanyaan, "Saya punya pertanyaan mudah. Sekarang hari apa? Minggu? yang penting hari ini weekend."

SZA menutup penampilan dengan lagu 20 Something. Total, 12 lagu ia bawakan dengan apik. Celoteh di masing-masing lagu membuatnya terasa lebih dekat dan akrab dengan penonton.

[Gambas:Video CNN] (rsa)