HARI ANAK NASIONAL
Lagu 'Ayo Bangun Pagi' Hadiah untuk Hari Anak Nasional
Agniya Khoiri | CNN Indonesia
Senin, 23 Jul 2018 16:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia kedatangan penyanyi anak baru. Penyanyi cilik pendatang baru Tara Cherrino merilis lagu debut berjudul Ayo Bangun Pagi, bertepatan dengan perayaan Hari Anak Nasional, Senin (23/7) ini.
Pihak VIP Management selaku produser Tara, Sundari Mardjuki menyatakan bahwa perilisan lagu tersebut merupakan alternatif hiburan untuk anak- anak Indonesia.
"Kami ingin memberikan sesuatu kepada anak-anak sekarang, karena mereka banyak yang mendengarkan lagu tak sesuai dengan usianya. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap perkembangan lagu anak yang ada," kata Sundari saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (23/7) siang.
Ia menilai, salah satu alasan anak-anak sering menyanyikan lagu dewasa adalah ketersediaan lagu untuk usia mereka yang memang sedikit. Lagu Ayo Bangun Pagi, menurut Sundari, memiliki notasi musik yang ceria, pesan yang mudah ditangkap, serta lirik yang positif.
Itu cocok dengan semangat anak-anak.
"Saat ini Tara baru berusia enam tahun tapi dia sudah memiliki kemampuan musik yang berbakat. Jadi kenapa enggak?" tambahnya.
[Gambas:Youtube]
Secara industri, Sundari mengakui memasarkan lagu anak punya tantangan yang besar. "Karena kesempatan diputar lagi di media TV atau radio sedikit. [Tapi] dengan adanya teknologi digital, streaming jadi alternatif baru," katanya.
Lagu Ayo Bangun Pagi diciptakan ayah Tara, Fenni Pasaribu secara spontan saat menyetir mobil di pagi hari. Liriknya sederhana, berupa ajakan positif pada anak-anak untuk bangun pagi.
"Pagi, pagi, aku sudah mandi/ Kamu, kamu, mana suaranya?/ Hello Hello ayo bangun pagi/ kamu, kamu, lekaslah mandi// Hei teman jangan bobo lagi, bangun, bangun, langsung mandi tuk sikat gigi/ Ayo, ayo, ayo anak Indonesia bangun pagi," demikian lantun Tara.
(rsa)
Pihak VIP Management selaku produser Tara, Sundari Mardjuki menyatakan bahwa perilisan lagu tersebut merupakan alternatif hiburan untuk anak- anak Indonesia.
"Kami ingin memberikan sesuatu kepada anak-anak sekarang, karena mereka banyak yang mendengarkan lagu tak sesuai dengan usianya. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap perkembangan lagu anak yang ada," kata Sundari saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (23/7) siang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menilai, salah satu alasan anak-anak sering menyanyikan lagu dewasa adalah ketersediaan lagu untuk usia mereka yang memang sedikit. Lagu Ayo Bangun Pagi, menurut Sundari, memiliki notasi musik yang ceria, pesan yang mudah ditangkap, serta lirik yang positif.
Itu cocok dengan semangat anak-anak.
[Gambas:Youtube]
Secara industri, Sundari mengakui memasarkan lagu anak punya tantangan yang besar. "Karena kesempatan diputar lagi di media TV atau radio sedikit. [Tapi] dengan adanya teknologi digital, streaming jadi alternatif baru," katanya.
Lagu Ayo Bangun Pagi diciptakan ayah Tara, Fenni Pasaribu secara spontan saat menyetir mobil di pagi hari. Liriknya sederhana, berupa ajakan positif pada anak-anak untuk bangun pagi.
"Pagi, pagi, aku sudah mandi/ Kamu, kamu, mana suaranya?/ Hello Hello ayo bangun pagi/ kamu, kamu, lekaslah mandi// Hei teman jangan bobo lagi, bangun, bangun, langsung mandi tuk sikat gigi/ Ayo, ayo, ayo anak Indonesia bangun pagi," demikian lantun Tara.