Diterbitkan atas kerja sama Perpustakaan Nasional RI, Arsip Nasional RI dan kantor berita Antara, buku itu diberi judul Jagung Berbunga di Antara Bedil dan Sakura.
Bersamaan dengan itu, digelar pula sebuah seminar bertajuk 'Hubungan Indonesia-Jepang dalam Lintasan Sejarah' serta pameran foto, sketsa dan poster-poster yang dibuat semasa kependudukan Jepang di Indonesia. Mereka ditampilkan dalam bentuk aslinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita dapat menyimak poster propaganda, juga mengamati sampul muka majalah dan beragam produk propaganda lainnya," kata kurator Galeri Foto Jurnalistik Antara, Oscar Matuloh.
Buku yang diterbitkan pun berisi tinjauan visual soal propaganda politisi, budayawan, seniman maupun perupa dalam menggerakkan tujuan di masa kependudukan Jepang.
Tak hanya itu, pameran juga menampilkan sejumlah cetakan pers dan artefak proklamasi yang menjadi dokumentasi Perpustakaan Nasional RI, Arsip Nasional RI, Antara Foto, dan perusahaan rekaman legendaris, Lokananta di Solo, Jawa Tengah.
Kebanyakan dari dokumen itu sebelumnya pernah berada dalam cengkeraman sensor Jepang. (antara/rsa)