Angelina Jolie Ingin Segera Sandang Status Lajang Tahun Ini

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Rabu, 08/08/2018 14:48 WIB
Angelina Jolie melalui pengacaranya kembali mengajukan dokumen ke pengadilan yang meminta proses perceraiannya segera dituntaskan. Angelina Jolie ingin kasus perceraiannya dengan Brad Pitt segera berakhir. (REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hampir dua tahun berlalu, proses perceraian Angelina Jolie dan Brad Pitt belum kunjung kelar. Melalui pengacaranya, Jolie kembali ke Pengadilan Tinggi Los Angeles baru-baru ini.

Kali ini untuk mengajukan permintaan agar bisa kembali mendapat status lajang tahun ini.

Dokumen yang diajukan juga menyebut bahwa Pitt tidak memenuhi kewajibannya setelah mereka berpisah, terutama soal biaya anak-anak. Meski sudah ada kesepakatan di luar pengadilan, Jolie menyebut Pitt "tidak memberikan biaya penyokong anak-anak yang berarti."



Kalau pun mengeluarkan uang dari kantongnya, itu "tidak teratur dan berkelanjutan."

"[Pitt] memiliki kewajiban hukum untuk membayar tunjangan anak. Saat ini, tidak ada dukungan yang berarti untuk anak-anaknya sejak perpisahan," tulis Samantha Bley DeJean, pengacara Jolie, dalam dokumen hukum yang baru diajukannya ke pengadilan.

Jolie mengajukan gugatan cerai pada September 2016 dan mengakhiri dua tahun pernikahan serta 10 tahun jalinan asmaranya dengan sang aktor 54 tahun. Sebelumnya, bintang Mr & Mrs Smith itu sempat diagung-agungkan sebagai pasangan idaman dan yang terkuat di Hollywood.


Selama bersama, Jolie dan Pitt punya enam orang anak, termasuk yang mereka adopsi. Hak asuh untuk enam anak itu sejauh ini masih dipegang oleh sang aktris Tomb Raider.

Juru bicara Jolie, Mindy Nyby mengatakan pada Selasa (7/8) kemarin bahwa melalui pengajuan persidangan itu Jolie ingin segera mengakhiri pernikahannya dengan Pitt. Dengan begitu, ia dan Pitt bisa segera membuka jalan menuju tahap berikutnya dalam hidup keduanya.

Meski perwakilan Pitt menolak berkomentar, seorang sumber yang dikutip Reuters mengatakan bahwa dia sebenarnya telah memenuhi komitmennya sebagai seorang ayah. Ia bahkan telah mengeluarkan jutaan dolar untuk membiayai anak-anak meski tak tinggal serumah.


"Sangat menyedihkan bahwa seseorang dengan sengaja dibuat salah dalam situasi, terutama setelah Brad terus memenuhi komitmennya," kata sumber itu. (rsa)