Sekuel 'Crazy Rich Asians' dalam Tahap Pengembangan

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Kamis, 23/08/2018 13:42 WIB
Sekuel 'Crazy Rich Asians' dalam Tahap Pengembangan Kesuksesan film 'Crazy Rich Asians' mendorong rumah produksi membuat sekuelnya. (dok. Warner Bros Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film Crazy Rich Asian bakal dibuat sekuel, menyusul pencapaian tak terduga di box office akhir pekan lalu. Proyek ini bahkan disebut-sebut sudah dalam tahap pengerjaan awal.

Jon M. Chu, selaku pengarah film pun disebut telah merencanakan untuk kembali duduk di kursi sutradara.

Di samping itu, penulis skenario yang terlibat di film Crazy Rich Asians, Peter Chiarelli dan Adele Lim juga dalam tahap negosiasi untuk ikut bergabung kembali.



Meski pihak rumah produksi Warner Bros belum secara resmi mengumumkan sekuel ini, menurut laporan CNN, mereka disebut sudah bergerak maju ke proses pengembangan.

Sang produser Brad Simpson sebelumnya pun sudah memberi isyarat untuk membuat film itu sebagai trilogi.

Ceritanya akan mengadaptasi kelanjutan Crazy Rich Asians karya Kevin Kwan dalam buku berjudul China Rich Girlfriend (2015) dan Rich People Problems (2017).

"Kami memiliki rencana dengan Kevin untuk dua film berikutnya," kata Simpson dikutip dari Hollywood Reporter.


Crazy Rich Asians merupakan film studio Hollywood pertama yang menampilkan hampir seluruh pemain berdarah Asia-Amerika dalam 25 tahun terakhir sejak Joy Luck Club (1993).

Kisahnya berfokus pada karakter Rachel Chu (Constance Wu), seorang wanita keturunan China-Amerika yang bertandang ke kota kelahiran sang kekasih Nick Young (Henry Golding), Singapura untuk bertemu keluarganya.

Namun perjalanan itu menjadi sesuatu yang mengejutkan untuk Rachel kala mengetahui Nick ternyata berasal dari keluarga yang amat kaya raya.

Nick yang tampan, pintar dan kaya raya membuat semua perempuan lajang kelas atas di Singapura begitu memujanya.

[Gambas:Youtube]

Drama pun muncul saat para wanita jutawan itu mengetahui keberadaan Rachel. Mereka berusaha untuk menjatuhkan Rachel.

Belum lagi, konflik lain tercipta saat keberadaan Rachel tidak diterima oleh keluarga Nick. Pilihan Nick hanya satu, keluarga atau Rachel.

Pada pekan debutnya, film itu telah mengumpulkan pendapatan sebesar US$34 juta atau sekitar Rp496 miliar hanya dengan lima hari penayangan di lebih dari tiga ribu bioskop.

Angka tersebut pun telah melampaui bujet film sebesar US$30 juta atau sekitar Rp437 miliar. (end)