Respons Iwan terhadap film 'Pengkhianatan G30S/PKI' bermula dari kicuan yang memuat berita di salah satu media daring (dalam jaringan).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwan melanjutkan, "dan soal Film G30S PKI itu kayaknya perlu dibikin versi barunya tuh... dengan sutradara dan teknologi film yang lebih canggih lagi."
[Gambas:Twitter]
Tak cuma berkomentar soal film 'Pengkhianatan G30S/PKI' versi baru, musisi berusia 57 tahun itu juga berkelakar dengan bertanya peran dalam film yang cocok ia perankan.
"Kalau saya main pasnya jadi siapa ya," tulis Iwan.
[Gambas:Twitter]
Iwan juga mengatakan bahwa ia menonton film 'Pengkhianatan G30S/PKI' di stasiun televisi swasta Minggu (30/9) kemarin. Ia berkomentar film itu tersendat dan terpotong iklan.
[Gambas:Twitter]
Film 'Pengkhianatan G30S/PKI' yang berdurasi empat setengah jam itu ditulis dan disutradarai oleh Arifin C. Noer.
Pada rezim Orde Baru, film 'Pengkhianatan G30S' selalu diputar melalui Televisi Republik Indonesia (TVRI).
Film 'Pengkhianatan G30S/PKI' absen pada layar kaca sejak Soeharto lengser, namun dua tahun belakangan salah satu stasiun televisi swasta kembali memutar film tersebut.
(adp/ard)