Ulasan Konser

Bius Ritmik Ramengvrl di Synchronize Festival 2018

Tim, CNN Indonesia | Senin, 08/10/2018 00:15 WIB
Bius Ritmik Ramengvrl di Synchronize Festival 2018 Ilustrasi Synchronize Festival 2018. (CNN Indonesia/M. Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lirik ritmik dan suara melengking yang khas menjadi senjata ampuh Ramengvrl menghibur pengunjung Synchronize Festival 2018 di hari ketiga, Minggu (7/10). Tampil dengan beberapa kolaborator, ia 'mencaci maki' kehidupan lewat sederet lagu.

Pada 10 menit awal, pengunjung seakan diajak 'pemanasan' dengan suguhan lagu-lagu musisi hip-hop terkenal seperti Ginuwine. Suasana masih adem hingga kemunculan Ramengvrl yang disambut dengan teriakan dan tepuk tangan pengunjung. Lagu Alpha Girl dibawakan sebagai pembuka.

"Damn, you're so beautiful man," ujarnya kala menerima sambutan luar biasa dari kerumunan penonton yang hadir.


Musisi yang memiliki nama asli Putri Soeharto ini mengajak pengunjung untuk bercengkerama tentang lagunya yang berkisah tentang hubungan jarak jauh bertajuk Digital Love. Lewat lagu Idk Where I Am dengan kolaborasi bersama Andre&, ia seolah memberitahu pengunjung bahwa dirinya bukan hanya bisa nge-rap, tetapi juga bisa bernyanyi dengan santai.


Di tengah aksi panggungnya tersebut, ia juga sempat mengajak pengunjung bergurau tentang Young Lex.

"Lagu ini dibuat pas gue lagi di down side. Dipikir gue cuma bisa ngerap doang, emangnya gue Young Lex?" tutur Ramengvrl yang langsung diikuti tawa pengunjung.

Pengunjung dikejutkan dengan kehadiran Bam Mastro di panggung Ramengvrl. Mereka berkolaborasi di lagu Idol dan cover lagu Kanye West bertajuk You're So Fucking Ho. Sontak, kehadiran vokalis Elephant Kind ini membuat suasana semakin panas, hingga pengunjung merapat ke arah panggung.


"Bam itu salah satu musisi favorit gue, dia menghadirkan sound baru di industri musik," tutur pelantun Whacchu Mean ini.

Ramengvrl juga sempat mengajak penonton berinteraksi untuk naik ke atas panggung dan berjoget bersama. Pengunjung terlihat semakin panas kala lagu I'm Da Man dilantunkan.

Lagu Ca$hmere yang dibawakan terakhir menjadi penutup yang manis. Lagu yang mengandung itu sindiran itu menyihir pengunjung bernyanyi dan melompat bersama.

(dna/lav)


BACA JUGA