Keponakan Dini, Oeti Siti Adiyati, menjelaskan abu kremasi akan dilarung ke Laut Semarang. Pelarungan akan dilakukan setelah anak laki-laki Dini, Pierre-Louis Padang Coffin, tiba di Indonesia.
"Belum dilarung karena masih menunggu anaknya yang laki-laki. Baru bulan Februari ke Indonesia," kata Oeti kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Rabu (5/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dini merupakan novelis Indonesia yang banyak melahirkan karya-karya berkualitas. Beberapa di antaranya adalah Pada Sebuah Kapal (1972), La Barka (1975) atau Namaku Hiroko (1977), Orang-orang Tran (1983), Pertemuan Dua Hati (1986), Hati yang Damai (1998), belum termasuk tulisan dalam bentuk kumpulan cerpen, novelet, atau cerita kenangan.
Nh Dini meninggal dunia karena mengalami kecelakaan dalam perjalanan setelah melakukan tusuk jarum. Berdasarkan laporan khusus tentang Dini di CNNIndonesia.com dua tahun silam, meski pada usia 80-an Dini terbilang sehat tapi ia mesti kontrol melalui jamu-jamuan dan tusuk jarum, yakni osteoartritis dan vertigo. (adp/rea)