Kemendikbud Rogoh Rp5,9 Miliar untuk FFI 2018

CNN Indonesia | Minggu, 09/12/2018 18:07 WIB
Kemendikbud Rogoh Rp5,9 Miliar untuk FFI 2018 Kepala Puslitbang Film Kemendikbud menyebut telah menggelontorkan Rp5,9 miliar untuk FFI 2018, sebagian besar untuk hadiah kepada para pemenang Piala Citra. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Pengembangan Film Kementerian Pendidikan dan Budaya RI Maman Wijaya mengungkapkan bahwa pemerintah mengeluarkan anggaran sebesar Rp5,9 miliar untuk penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI) tahun ini.

"Itu Rp5,9 miliar dari Kemendikbud, tapi tampaknya tidak cukup sehingga Lukman Sardi [ketua komite FFI 2018-2020] perlu berupaya mencari dari yang lain [swasta]," katanya dalam jumpa pers pada Minggu (9/12) di Taman Ismail Marzuki Jakarta.

Lebih lanjut, Maman memaparkan bahwa sebagian besar biaya yang diberikan Kemendikbud digunakan untuk hadiah kepada para pemenang.


Berdasarkan pemaparannya, para pemenang akan mendapatkan piala berlapis emas, piagam, uang tunai serta tawaran beasiswa.

"Untuk hadiah berupa uang, saya lupa jumlah perorangnya, tapi mereka juga diberikan tawaran beasiswa di mana saja, luar ataupun dalam negeri, tingkatannya pun dibebaskan yang penting film. Sayangnya, tahun lalu enggak ada yang ambil. Hanya Teuku Rifnu yang datang tapi dia mengatakan lebih memilih untuk meraih Piala Citra 2018," paparnya.


Festival Film Indonesia (FFI) bakal melangsungkan penyelenggaraan malam anugerah Piala Citra 2018 pada hari ini, Minggu (9/12) di Teater Besar Taman Ismail Marzuki.

Pada penyelenggaraan ke-38 kalinya, Piala Citra kali ini dipandu oleh Rory Asyari dan Maudy Koesnaedi. Sementara dalam daftar pembaca nominasinya terdapat sejumlah nama seperti Ernest Prakasa, Meira Anastasia, Wulan Guritno, Marsha Timothy, Caitlin Halderman, Ari Irham, Dennis Adhiswara, Marini, Aimee Saras, Abimana Aryasatya, Robby Ertanto, M. Adhiyat, Lukman Sardi, Nirina Zubir, Vino G. Bastian, Kelly Tandiono, Jajang C. Noer, Roy Lolang, Reza Rahadian, Marcella Zalianty, Mira Lesmana, Riri Riza, Dira Sugandi, dan Chand Parwez Servia.

Kepala Puslitbang Film Kemendikbud Maman Wijaya (tengah).Kepala Puslitbang Film Kemendikbud Maman Wijaya (tengah) bersama Ketua Komite FFI 2018-2020 Lukman Sardi (kedua dari kanan). (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)


Malam anugerah ini turut diramaikan pula oleh Dira Sugandi, Ayu Laksmi, penampilan Dea Panendra menyanyikan lagu tema "Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak", Ario Bayu membawakan peran Sultan Agung, Barry Likumahuwa Swing Crew Presents Lokananta Sounds, dan Monita Tahalea membawakan lagu dari film "Aruna dan Lidahnya".

Tahun ini, Piala Citra mengusung tema 'Film Bagus, Citra Indonesia.'

Berdasarkan pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com, pemilihan tema ini karena tertuang dalam pilihan film yang menunjukkan keberagaman.


"Empat film yang masuk nominasi terbaik menampilkan lanskap nusantara yang luas. Film-film diambil bukan hanya di pulau Jawa tapi juga Bali, Kalimantan, dan Nusa Tenggara. Kekayaan narasi bukan hanya menyoal lokasi melainkan terpancar pula melalui narasi yang berbeda. Topik yang muncul dalam film-film Indonesia semakin banyak, seperti spiritualitas, kuliner, sampai perjuangan minoritas. Tentunya perkembangan ini pantas disambut dengan baik," demikian pernyataan yang tertulis dalam siaran pers.

Para pemenang yang akan diumumkan malam ini telah diseleksi dari asosiasi dan komunitas film, lalu dipilih oleh para anggota FFI dan juri independen yang berjumlah 163 orang.

Selama November, para pemilih telah menonton film-film yang dinominasikan baik melalui pemutaran terbatas di bioskop maupun secara online.

Pada 3 Desember, total penilaian telah terkumpul dan direkapitulasi oleh akuntan publik independen yang ditunjuk pemerintah yaitu Deloitte Consulting.

[Gambas:Instagram]

Semua proses tersebut diawasi oleh Komite Pemilihan & Penilaian yang diketuai oleh Nia Dinata.

Setelah Piala Citra, Festival Film Indonesia menjanjikan serangkaian kegiatan seperti Kanonisasi Film Indonesia, Masterclass, Pembiayaan Perfilman, Kolaborasi Komunitas, Market Screening/Showcase, serta Literasi dan Apresiasi Publik.

Komite Festival Film Indonesia diketuai oleh Lukman Sardi dan beranggotakan Catherine Keng (Sekretaris), Edwin Nazir (Keuangan & Pengembangan Usaha), Lasja F. Susatyo (Program), Nia Dinata (Penjurian), serta Coki Singgih (Komunikasi). (agn/end)