Woodstock 2019 Digelar Bulan Agustus

tim, CNN Indonesia | Kamis, 10/01/2019 13:42 WIB
Woodstock 2019 Digelar Bulan Agustus Festival musik Woodstock dipastikan kembali pada 2019 ini. (Foto: REUTERS/Eric Thayer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Festival musik legendaris Woodstock telah dipastikan kembali tahun ini. Sekaligus merayakan 50 tahun usianya, Woodstock ternyata tak jadi digelar di Bethel Woods Center for the Arts, New York, tempat acara tersebut diadakan pada 1969 silam.

Sebelumnya, rumor yang beredar menyebutkan Woodstock 2019 akan mengambil lokasi yang sama seperti 50 tahun lalu. Saat itu, Woodstock 1969 diadakan pada 15-18 Agustus dan didatangi sekitar 400 ribu orang yang menjadi saksi aksi Jimi Hendrix, Janis Joplin sampai The Who.

Namun Michael Lang, yang juga memproduseri Woodstock 1969 mengumumkan bahwa Woodstock Music and Arts Fair bakal dihelat pada 16-18 Agustus di bagian Utara New York, tepatnya di sebuah lokasi yang biasanya digunakan untuk balap mobil NASCAR, Watkins Glenn International.


Lang menyebutkan, Woodstock tahun ini dijanjikan bakal jadi 'satu-satunya peringatan resmi dari festival ikonik tahun 1969'. Mengutip NME, akan ada tiga panggung utama untuk 60 artis lebih yang memainkan rock, hip hop, pop dan country.

[Gambas:Instagram]

"Sudah waktunya mengakhiri segala spekulasi dan mengumumkan bahwa Woodstock ke-50 benar-benar terjadi," ujar Lang, dilansir dari Reuters.

"Festival orisinal di tahun 1969 adalah reaksi generasi muda saat itu terhadap pemaksaan yang kami rasakan, hak sipil, hak wanita dan gerakan anti-perang, dan [Woodstock] menjadi cara untuk menyebarkan perdamaian, cinta dan musik," lanjutnya.

"Hari ini, kita mengalami pengalaman serupa di Amerika, dan satu hal yang kita pelajari bahwa musik punya kekuatan untuk menyatukan orang-orang. Jadi, sekarang adalah waktu untuk membawa kembali semangat Woodstock, terlibat di dalamnya dan memastikan suara kita terdengar," kata sang promotor yang berusia 74 tahun ini.



Woodstock 1969 menjadi perayaan besar-besaran yang mengubah kultur pop dunia. Pengaruhnya begitu besar sampai acara ini masuk daftar 50 Moments That Changed the History of Rock and Roll menurut majalah Rolling Stone.

Pada tahun 1970, film dokumentasi Woodstock memenangkan Academy Award untuk kategori Best Documentary Feature. Tahun 2017 lalu, lokasi festival ini masuk ke dalam National Register of Historic Places.

Saat itu, selama tiga hari generasi muda saat itu merayakan musik dan seni sembari berkubang dalam lumpur. Mereka datang dari seluruh penjuru Amerika dan sampai saat ini kerap disebut sebagai Flower Generation dengan slogan flower power yang menolak perang. (rea)