Karya Banksy untuk Korban Teror Paris Dicuri

CNN Indonesia | Senin, 28/01/2019 15:06 WIB
Karya Banksy untuk Korban Teror Paris Dicuri Karya Banksy untuk korban Bataclan di Paris. (REUTERS/Benoit Tessier)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu karya milik seniman Banksy telah dicuri. Karya itu berupa potret gadis berwajah sedih yang dibuat sebagai persembahan untuk 90 korban teror yang terjadi di ruang konser Bataclan di Paris.

Mengutip AFP, karya yang dibuat di salah satu pintu darurat tempat terjadinya serangan di Paris itu dipotong dan dibawa pergi oleh orang tak bertanggung jawab.

"Karya Banksy [itu] adalah simbol pengingat yang menjadi milik siapapun, penduduk setempat, warga Paris, hingga warga dunia telah diambil dari kami," demikian penyataan otoritas setempat.




Seorang sumber yang berada dalam penyelidikan mengatakan kepada televisi LCI bahwa sekelompok orang bertudung dan bersenjata gergaji memotong lukisan itu dan kemudian membawanya pergi dengan sebuah truk pada Jumat malam.


Karya ini bersama dengan lukisan lainnya bertema serupa bermunculan di Paris sejak Juni lalu dan telah dikaitkan dengan seniman jalanan Inggris misterius tersebut.

Banksy merupakan seniman jalanan asal Inggris yang sering meninggalkan jejak lukisan secara acak. Biasanya lukisannya berupa suara atau kritik terhadap kondisi aktual, seperti masalah imigran. Hanya segelintir kawan dekatnya yang tahu identitas asli Banksy.

Terlepas dari kabar hilangnya lukisan itu, baru-baru ini sebuah coretan yang diduga karya Banksy ditemukan di Tokyo, Jepang.

Namun pihak Negeri Matahari Terbit masih berusaha memastikan bahwa semprotan cat yang ditorehkan di dekat salah satu stasiun kereta itu benar-benar karya sang seniman jalanan nan misterius.

Coretan itu sendiri bergambar seekor tikus yang memegang payung.


"Kami menyadari ada sebuah lukisan tikus yang dilukis dengan semprotan cat di pintu dekat stasiun Hinode di pusat Tokyo. Kami pikir ada kemungkinan bahwa itu dilakukan oleh Banksy," kata salah seorang aparat pemerintah, Koji Sugiyama kepada AFP.

Karakter lukisan itu seperti Banksy. Selama ini sang seniman sering menggambar tikus dengan berbagai kondisi. Kali ini tikus itu berpayung.

Sebelumnya Banksy juga sudah pernah melukis tikus berpayung, namun di media yang berbeda.

Penemuan lukisan yang diduga karya Banksy itu juga disampaikan oleh Gubernur Tokyo, Yuriko Koike melalui akun Twitter-nya. Ia menyebut lukisan itu 'hadiah' dari Banksy untuk kotanya.

Lukisan berharga itu pun langsung diamankan. Pemerintah memindahkannya ke tempat penyimpanan khusus pada Rabu (16/1) karena pintu yang dilukis sejatinya didesain untuk menghalau banjir ketika gelombang tinggi datang.

(agn/end)