Pidi Baiq Garap Novel Lepasan dan Kelanjutan Cerita 'Dilan'

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 12/02/2019 20:32 WIB
Pidi Baiq Garap Novel Lepasan dan Kelanjutan Cerita 'Dilan' Pidi Baiq masih akan berkutat dengan kehidupan Dilan dan orang-orang di sekitarnya. (Foto: CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penulis Pidi Baiq baru-baru ini mengungkapkan tengah menggarap sejumlah cerita untuk novel terbarunya. Salah satu kisah yang diangkat yakni cerita lepasan tentang Bundahara, sosok ibu dari tokoh Dilan yang menjadi bagian dalam trilogi Dilan-Milea.

Selain itu, ia juga telah menyiapkan cerita lanjutan dari novel trilogi tersebut yang berfokus pada kekasih Dilan setelah Milea.

"Aku sedang menggarap 'Helen dan Sukanta, terus sedang menggarap 'Bundahara' -- bukan sambungan, lepasan dari itu tetapi masih bersangkut paut dengan Dilan, terus sedang bikin 'Dilan yang Bersamaku, Suara Ancika Mehrunisa Rabu', pacar Dilan yang kedua. Kalau Ancika Mehrunisa jadi buku yang keempat (dalam seri Dilan)," katanya saat ditemui di Bandung belum lama ini.


Lebih lanjut, Pidi memaparkan bahwa novel tentang Bundahara akan menceritakan bagaimana sosok tersebut bersikap sebagai orang tua. Sedangkan, latar waktu cerita yang diambil yakni sebelum pertemuan Dilan dan Milea.


"Saya tertarik dengan bagaimana dia bersikap, maksudnya permisif tetapi tidak berlebihan. Dia rock n roll, tapi juga kepala sekolah, tetap tenang, yang saya bicarakan yang ideal saja dan hal buruknya pasti ada. Itu akan terjadinya sewaktu Dilan masih remaja sampai kemudian bertemu Lia [Milea], bagaimana Bunda memandang pacaran Dilan dan Lia," paparnya.

Sementara, novel kelanjutan Dilan akan berfokus pada kisah asmara setelah putus dari Milea. Menurut Pidi, Dilan mengencani seorang gadis SMA bernama Ancika Mehrunisa saat sudah di bangku kuliah.

Rencana penggarapan kelanjutan cerita itu sendiri telah disampaikan Pidi pada Mei tahun lalu. Saat itu, dia mengatakan sudah mengantongi izin dari sang empunya cerita untuk menuliskan kisahnya ke dalam buku.




Meski demikian, Pidi menyatakan bahwa ia belum memastikan apakah buku-buku tersebut bakal turut diadaptasi ke layar lebar, seperti cerita triloginya. Namun ia tak pernah menutup kemungkinan itu.

"Tergantung kepiawaian Pak Ody [produser film Dilan] merayu saya sih sebetulnya. Kalau Pak Ody pandai merayu, ya mungkin saya akan kalah. Saya juga terbuka kepada siapa saja, tergantung rayuan maut atau enggak, tergantung akhlaknya baik atau enggak. Ini harus kukatakan biar Pak Ody deg-degan," canda Pidi.

Sekuel film Dilan yang diadaptasi dari novel berjudul Dilan Bagian Kedua: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi direncanakan tayang pada akhir bulan ini. Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla kembali didapuk untuk berperan sebagai sepasang kekasih Dilan dan Milea.

Film itu pun masih akan dibintangi oleh Happy Salma, Ira Wibowo, Farhan, Giulio Parengkuan, Zara 'JKT48', serta Yoriko Angeline. Kehadiran wajah baru pun bakal meramaikan Dilan 1991, seperti Bucek Depp yang akan muncul sebagai ayah Dilan dan Maudy Koesnaedy sebagai Tante Anis.

Dilan 1991 dijadwalkan tayang pada 28 Februari 2019.

[Gambas:Video CNN]

(agn/rea)