Woodstock 2019 Disebut Terkendala Biaya

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 06/03/2019 07:19 WIB
Woodstock 2019 Disebut Terkendala Biaya Ilustrasi kegembiraan penonton festival musik. (Foto: Timothy Norris/Getty Images for FYF/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Festival musik terpopuler Woodstock yang menjadi simbol pemberontakan Flower Generation dengan tajuk 'An Aquarian Exposition: 3 Days of Peace & Music' pada 1969, akan menginjak peringatan ke-50 tahun ini.

Michael Lang, salah seorang pencetus festival, lantas berinisiatif mengadakan Woodstock kedua pada Agustus mendatang. Namun dilaporkan oleh Variety, pendanaan dan bakal lokasi Woodstock 50 disebut bermasalah.

Perayaan lima dekade Woodstock ini direncanakan pada 16-18 Agustus di Watkins Glen, New York. Acara tersebut dikatakan untuk 'memberi kesempatan generasi penggemar [Woodstock] untuk bergabung di festival yang bertujuan dasar harmoni dan kasih sayang'.


Sejak diumumkan secara resmi pada Januari lalu, masih sangat sedikit informasi lanjutannya. Penyebabnya, isu pengumpulan dana dan kapasitas lokasi. Disebutkan The Killers, Miley Cyrus, Chance the Rapper, sampai Jay Z dan Imagine Dragons telah didekati untuk tampil di lokasi yang sehari-hari dipakai sebagai tempat balap tersebut.


Lang tetap bersikeras Woodstock bakal tetap diadakan. "Ada banyak rumor terkait Woodstock," katanya.

"Kami punya rekan-rekan hebat dan daftar talenta luar biasa yang terdiri dari 80 artis yang akan diumumkan kepastiannya dalam beberapa minggu ke depan. Kami sedang mempersiapkan acara sekali seumur hidup," ujar Lang.

"Festival orisinal di tahun 1969 adalah reaksi generasi muda saat itu terhadap pemaksaan yang kami rasakan, hak sipil, hak wanita dan gerakan anti-perang, dan [Woodstock] menjadi cara untuk menyebarkan perdamaian, cinta dan musik," lanjutnya.

Woodstock 50 ini dibuat di bawah nama Woodstock Ventures yang didirikan oleh Lang bersama Joel Rosenman dan mendiang John Roberts, dua nama penginisiasi festival 1969. Artie Kornfeld yang terlibat sebagai co-produser juga disebut kembali bergabung.


Woodstock 1969 menjadi perayaan besar-besaran yang mengubah kultur pop dunia. Pengaruhnya begitu besar sampai acara ini masuk daftar 50 Moments That Changed the History of Rock and Roll menurut majalah Rolling Stone.

Pada tahun 1970, film dokumentasi Woodstock memenangkan Academy Award untuk kategori Best Documentary Feature. Tahun 2017 lalu, lokasi festival ini masuk ke dalam National Register of Historic Places.

Saat itu, selama tiga hari generasi muda saat itu merayakan musik dan seni sembari berkubang dalam lumpur. Mereka datang dari seluruh penjuru Amerika dan sampai saat ini kerap disebut sebagai Flower Generation dengan slogan flower power yang menolak perang. (rea)