FOTO: Menyejahterakan Alam Sebelum Menyepi

ANTARA FOTO, CNN Indonesia | Kamis, 07/03/2019 09:22 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Upacara Tawur Agung Kesanga dilaksanakan umat Hindu di berbagai lokasi di Indonesia sebelum menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941.

Upacara tawur agung kesanga merupakan upacara butha yadnya yang dilakukan umat Hindu seperti di Candi Prambanan, Rabu (6/3) ini dengan tujuan kesejahteraan alam. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Umat Hindu di Jakarta melakukan upacara tawur agung kesanga di Pura Aditya Jaya, Rabu (6/3). Tawur agung kesanga yang merupakan bagian butha yadnya dilakukan manusia untuk kesejahteraan alam. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Dalam Sarasamuscaya, untuk mewujudkan catur warga, manusia mesti menyejahterakan semua makhluk. Alam telah memberikan sumbangsih pada kehidupan manusia, dan manusia mengembalikan hal tersebut. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.)
Tawur agung kesanga juga berarti melepaskan sifat-sifat serakah yang melekat pada diri manusia. Hal ini bisa merujuk dari kata 'tawur' yang berarti mengembalikan atau membayar. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/wsj.)
Umat Hindu mengambil sesajen usai melaksanakan persembahyangan dalam upacara Tawur Agung Panca Wali Krama di Pura Besakih, Karangasem, Bali, Rabu (6/3).(ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/wsj).
Dengan menyucikan diri dan alam, manusia dianggap bisa melanjutkan dengan Nyepi. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/wsj.)
Selain bermakna mengembalikan, tawur agung kesanga juga bisa bermakna memotivasi keseimbangan jiwa manusia. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.)
Secara harfiah, hari Nyepi berkaitan dengan siklus kehidupan yang mana pada satu titik merupakan titik nol dan pada saat itulah disebut sepi. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.)
Umat Hindu mengambil air suci sebagai rangkaian ritual Tawur Agung Kesanga menjelang Nyepi di Kediri, Jawa Timur, Rabu (6/3). Ritual mensucikan alam dan melebur sifat-sifat buruk tersebut dilakukan sehari menjelang Hari Raya Nyepi. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/wsj.)
Sejumlah anak mengarak ogoh-ogoh mini saat pawai di Jalan Raya Ditbekang, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/3/2019). Pawai tersebut dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.)