Justin Bieber Disalahkan atas Kerusakan Tebing di Islandia

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 27/03/2019 21:04 WIB
Justin Bieber Disalahkan atas Kerusakan Tebing di Islandia Justin Bieber disalahkan karena syuting video musik di Islandia. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyanyi Justin Bieber disalahkan atas kerusakan yang terjadi di sekitar tebing Fjaðrargljufur di Islandia.

Menurut laporan, lonjakan turis meningkat hingga 80 persen usai Bieber menggunakan lokasi tersebut sebagai latar dalam video musik lagunya yang berjudul I'll Show You pada 2015.

Lokasi sekitar pun jadi rusak. The Environmental Agency of Iceland sampai terpaksa menutup kawasan tersebut hingga Juni mendatang.



"Tebing ini sebelumnya kurang dikenal tapi saya pikir orang Islandia sudah tahu lebih banyak tentang itu."

"Peningkatan besar dalam lalu lintas pejalan kaki dimulai setelah Bieber datang. Ada peningkatan 50 persen menjadi 80 persen antara 2016, 2017 dan 2018," kata Daníel Freyr Jonsson, perwakilan The Environmental Agency of Iceland kepada media lokal RUV.

Berdasarkan catatan The Telegraph, pengunjung tebing itu melonjak dari 150 ribu menjadi 282 ribu dari 2017 hingga 2018.


Di tengah kontroversi tentang Bieber, Inga Hlin Palsdottir direktur agensi pariwisata nasional Visit Iceland, berkata sebaliknya. Ia merasa bahwa bintang pop itu tidak boleh disalahkan.

"Itu hanya keajaiban alam yang tidak dimaksudkan untuk menjadi sepopuler itu," katanya kepada CNN Travel.

"Kita perlu membangun infrastruktur yang lebih baik di sana sehingga kita dapat mengundang orang sepanjang tahun. Kami membutuhkan jalur yang dapat dilalui sepanjang tahun. Ini bukan hanya karena soal alam saja, tapi juga masalah keamanan," tambahnya.

[Gambas:Youtube]

Lagu I'll Show You sendiri merupakan single yang menjadi bagian di album keempat Bieber, Purpose. Hingga kini, mengutip NME, video musiknya telah disaksikan lebih dari 440 juta kali sejak dirilis November 2015.

Tebing Fjaðrargljufur di Islandia direncanakan bakal dibuka kembali pada 1 Juni mendatang. (agn/rsa)