Lima Video Musik Pilihan Pekan Ini

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 13/06/2019 17:21 WIB
Lima Video Musik Pilihan Pekan Ini Stephanie Poetri merilis lagu 'I Love You 3000' dan menyebut Iron Man dalam liriknya. (screenshot via Instagram.com/@stephaniepoetri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu minggu setelah Lebaran usai, jalanan ibu kota masih lengang. Pusat-pusat bisnis Jakarta tak sepadat biasanya, atau lebih tepatnya, belum. Di pekan yang rawan kemalasan ini, kami menyajikan menu berupa video dari lima solois wanita Indonesia. 

Beberapa di antaranya masih segar, benar-benar baru. Yang lainnya, penyanyi yang layak masuk radar dan mendapatkan lebih banyak perhatian. Berikut lima video musik pilihan redaksi CNNIndonesia.com untuk minggu kedua Juni 2019.


Aaliyah Massaid - Berharap Tak Berpisah


Putri sulung mendiang Adjie Massaid dan penyanyi Reza Artamevia, Aaliyah, seperti tiba-tiba muncul di permukaan. Publik terkejut melihatnya bertumbuh dewasa, gadis ini baru berusia 17 tahun.

Memanfaatkan platform YouTube, dia kerap mengunggah video-video di mana dirinya menyanyikan ulang lagu-lagu lama. Dalam waktu singkat, banyak orang tertarik dan menyadari Reza Artamevia ternyata menurunkan talenta pada si anak. Belum lama ini ini, Aaliyah mengunggah video 'Berharap Tak Berpisah'. Namanya makin melambung.

Berharap Tak Berpisah merupakan bagian dari album 'Keyakinan' milik Reza, dirilis pada 2002. Lagu ini terbilang abadi, tak mengherankan Aaliyah memilihnya. Dia melengkapinya dengan sebuah visualisasi yang sederhana namun elegan.

[Gambas:Youtube]

Stephanie Poetri - I Love You 3000

Nyaris bersamaan dengan Aaliyah Massaid, Stephanie Poetri yang notabene putri penyanyi senior Titi DJ juga mulai menarik perhatian. Di usia 19 tahun, dia merancang karier dengan menulis dan memproduseri 'I Love You 3000', juga menyutradarai dan mengedit video musiknya.

Lagu yang menampilkan Titi DJ sebagai penyanyi latar ini terdengar modern, mudah diterima telinga dengan intro petikan gitar simpel. Tak lama setelah mendengar 'I Love You 3000', akan mudah menyanyikan lirik yang tampaknya terinspirasi dari film 'Avengers: Endgame' ini.

[Gambas:Youtube]


Christabel Annora - Menunggu Pagi

Christabel Annora adalah seorang penyanyi dan pianis. Sebelum 'Menunggu Pagi', dia merilis beberapa single termasuk 'Rindu Itu Keras Kepala' dan '60 KM/H', serta sebuah album bertajuk 'Talking Days'. Wanita asal Malang ini pernah mendukung konser Slank, mendaur ulang 'Desember' yang ada di album 'Tribute to Efek Rumah Kaca', juga kerap tampil di festival-festival musik folk.

Tak mau hanya sekadar bermusik, Christabel menyajikan visual mengesankan untuk mengiringi 'Menunggu Pagi'.

[Gambas:Youtube]

Radhini - Lelah

Penyuka musik jazz mungkin familier dengan nama ini. Radhini melepas album bertitel 'Awal' pada 2017, setelah sebelumnya merilis sejumlah single. Dia juga pernah tampil di panggung Festival Java Jazz, serta berkolaborasi dengan rapper Ramengvrl pada 2018.

Lagu 'Lelah' terasa unik karena musiknya memiliki nada-nada era tahun 1980-an, juga penggambaran visualnya yang 'buram'. Bagian reff lagu ini akan membuat Anda terdiam dan berpikir.

[Gambas:Youtube]


Mian Tiara - Sebuah Awal

Serupa Radhini, Mian Tiara adalah nama yang cukup dikenal di skena jazz Jakarta. Sering kali berada di balik layar, seperti menulis lagu untuk penyanyi senior Ermy Kulit dan Andien, serta terlibat dalam musik tema film 'Ada Apa Dengan Cinta 2' dan 'Catatan Harian Si Boy' misalnya.

Mian merilis debut 'The Comfort of My Company' pada 2010, yang memiliki lagu 'Disapih' yang membuat penonton AADC 2 terdiam di kursi masing-masing. Baru-baru ini, bersama penggubah lagu Chaka Priambudi, dia melepas video musik terbaru berjudul 'Sebuah Awal'.

[Gambas:Youtube] (rea)