R Kelly Disebut Bayar Korban Pelecehan Agar Tutup Mulut

AP, CNN Indonesia | Selasa, 16/07/2019 09:02 WIB
R Kelly Disebut Bayar Korban Pelecehan Agar Tutup Mulut R Kelly diketahui sempat membayar US$2 juta kepada korban pelecehannya atas kasus pornografi anak pada 2008. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- R Kelly diketahui sempat membayar US$2 juta kepada korban pelecehannya atas kasus pornografi anak pada 2008. Tindakan itu untuk membungkam dan berhasil membuat dirinya bebas dari segala tuduhan.

Hal itu diungkapkan pengacara Michael Avenatti dalam persidangan R Kelly terbaru. "R Kelly membeli pembebasannya," kata Avenatti.

Menurut Avenatti, hal itu dilakukan Kelly untuk membungkam sejumlah gadis korban pelecehan yang ia lakukan agar kasus tersebut tidak dipublikasikan.


Avenatti juga mengatakan Kelly membayar sebesar US$10 ribu per orang suruhan untuk memburu video hubungan seks dirinya dengan anak di bawah umur yang sempat hilang.

Avenatti menyebut dirinya mewakili tiga orang yang diduga menjadi korban Kelly. Para orang tua dari korban dan tiga suruhan Kelly yang ia sebut sebagai 'pelapor'.

Pernyataan Avenatti ini datang beberapa hari setelah jaksa penuntut federal mengumumkan telah mendakwa Kelly di New York dan Chicago. Jaksa mendakwa Kelly bahwa ia dan rombongannya telah menyewa gadis dan wanita muda untuk kegiatan seksual ilegal.

Bukan hanya itu, jaksa menyebut Kelly telah menutupi tindakan tersebut dengan membayar para gadis dan wanita itu disertai ancaman.

Musisi 52 tahun tersebut telah ditangkap dan masih berada dalam tahanan federal. Ia dijadwalkan hadir dalam persidangan pada Selasa (16/7) waktu Amerika Serikat.

Avenatti mengatakan dua orang suruhan Kelly datang kepadanya dan memutarkan dua video yang berisi adegan musisi itu melakukan hubungan seks dengan anak di bawah umur.

Pengacara tersebut kemudian menyerahkan video itu ke kantor Jaksa Negara Bagian Kim Foxx pada awal 2019. Namun juru bicara kantor kejaksaan di Chicago menolak memberikan komentar kepada AP.
Kasus R Kelly memicu protes dari banyak orang.Kasus R Kelly memicu protes dari banyak orang menuntut penyanyi itu dihukum berat. (REUTERS/Joshua Lott)
Akan tetapi, timbul pertanyaan dari pernyataan Avenatti ini. Ia sendiri diketahui memiliki masalah hukum karena diketahui sempat mencuri uang dari kliennya.

Sehingga, tindakan Avenatti dicurigai sebagian pihak sebagai upaya menyelamatkan dirinya atas kasus tersebut dengan cara membantu jaksa mendapatkan bukti kasus Kelly.

Di sisi lain, pernyataan Avenatti ini sebagian besar sudah tertuang dalam dakwaan umum.

"Avenatti memiliki potensi konflik kepentingan dan masalahnya bukan apakah dirinya mendapatkan penawaran yang lebih baik [untuk diri sendiri] melainkan apakah ia bisa mendapatkannya," kata David Erickson, mantan hakim banding yang kini mengajar di Chicago Kent College of Law.

Namun Peter Hanning, mantan jaksa federal yang kini mengajar hukum di Wayne State University mengatakan tak ada yang salah dengan cara jaksa mendapatkan bukti dalam kasus Kelly, terutama menggunakan informasi yang diberikan oleh Avenatti.

"Selama bisa memverifikasi informasi yang diberikan, sebagai jaksa saya akan mengambilnya dari siapa pun yang bisa memberikan," katanya.

Namun Avenatti membela diri bahwa tak ada kasus bukti yang ia sampaikan dengan masalah hukum yang sedang ia hadapi.

"Tak ada konflik. Ini pekerjaan saya, saya melakukan pekerjaan saya," kata Avenatti. "Apa pun yang terjadi dengan saya, sehubungan dengan masalah hukum saya, biarkanlah."

[Gambas:Video CNN] (end)