Susi Susanti Sempat Protes Soal Adegan Ciuman di Film

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 21/07/2019 04:38 WIB
Susi Susanti Sempat Protes Soal Adegan Ciuman di Film Kehidupan Susi Susanti akan dituturkan dalam film biopik 'Susi Susanti - Love All'. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Atlet legenda bulutangkis Indonesia Susi Susanti mengatakan dirinya sempat komplain berulang kali kepada Daniel Mananta ketika membaca skrip film Susi Susanti - Love All. Daniel merupakan produser dari film biopik ini.

"Waktu zaman pacaran ya ada (ciuman) tapi saya komplain ke Daniel (kejadiannya) enggak seperti itu," kata Susi sambil tertawa di Istora Senayan, Jumat (19/7).


Hal itu disampaikan usai melihat video teaser pertama film ini. Dalam salah satu adegan, ditampilkan Laura Basuki yang memerankan Susi Susanti mencium Dion Wiyoko yang berperan sebagai Alan Budikusuma.


Daniel mengatakan, awalnya Susi sempat mengatakan skrip itu fitnah karena tidak sama dengan kenyataan beberapa tahun lalu. Sambil tertawa ia menjelaskan alasannya sedikit mengubah kisah percintaan dua atlet nasional ini.

Menurutnya, romansa Susi dan Alan saat itu kurang sesuai dengan kondisi saat ini.

"Pas interview mereka kayaknya kenakalan remaja saat itu takutnya enggak nyambung dengan saat ini. Contohnya masa waktu itu Ko Alan bawain air panas buat Ci Susi. Mana romantisnya?" tutur Daniel sambil tertawa gemas.

Modifikasi Kisah Cinta dalam Film 'Susi Susanti - Love All'Laura Basuki berperan menjadi Susi Susanti dalam 'Susi Susanti - Love All'. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Pernyataan Daniel tersebut mengundang tawa Susi Susanti, Alan Budikusuma serta Laura Basuki yang menghadiri acara Meet & Greet saat Indonesia Open 2019 itu.

Alan pun langsung menjelaskan kejadian saat itu. "Waktu itu kan belum ada pemanas air. (Susi) Pas lagi sakit. Biasanya kan dikasih bunga. Nah ini air panas, Bos," katanya sambil tertawa.


Atas seizin Susi dan Alan, Daniel pun menambahkan bumbu-bumbu romansa baru dalam film ini termasuk menceritakan kisah mereka yang mungkin tak diketahui banyak orang seperti ketika Susi kabur dari asrama atlet.

Namun, kata Susi kemudian, film ini tak hanya fokus pada kisah percintaan. Susi Susanti - Love All menceritakan ulang kehidupannya ketika ia terjatuh, bangkit, dan mengungkapkan siapa saja yang tetap mendukungnya selama ini.

"Lewat film ini saya berharap penonton tahu bagaimana dulu kami kalau kalah di-bully, bagaimana proses menjadi juara, pengorbanan kerja keras, hari-hari di asrama, ada di film itu," tutur Susi Susanti.

[Gambas:Video CNN] (chri/rea)