Hal itu disampaikan Hanung dalam kolomnya berjudul Kenapa Film Bumi Manusia Harus Saya? yang diterbitkan di CNNIndonesia.com pada Sabtu (24/8). Dia menuturkan hal itu saat menemui Pramoedya di kawasan Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.
Pramoedya sendiri meninggal dunia pada 2006 di rumahnya di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:5 Rekomendasi Film Pekan Ini, 'Bumi Manusia' |
Dia menuturkan akhirnya dirinya menemui Pramoedya di kawasan Bojong Gede dengan harapan mendapatkan izin dari sang sastrawan itu.
Dia menuturkan dirinya terkejut mendengar jawaban itu. Dengan latar belakang keluarga pedagang, Hanung menceritakan dirinya mengerti soal pola untung rugi, namun ternyata hal itu tak berlaku pada kebudayaan dan seni.
Hanung mengatakan usai bertemu Pramoedya, dirinya tak bisa tidur. "Tapi dari pengalaman itu, saya menemukan pijakan dan pemahaman baru atas pilihan saya. Kebetulan seni, khususnya film sudah jadi pilihan saya," katanya.
Diketahui, Bumi Manusia akhirnya difilmkan dan ditayangkan perdana pada 15 Agustus lalu. Aktor muda Iqbaal Ramadhan terpilih menjadi Minke, tokoh sentral dalam kisah tersebut. Selain itu, ada pula Sha Ine Febriyanti yang berperan sebagai Nyai Ontosoroh, serta Mawar Eva de Jongh sebagai Anenelies.
(asa/asa)