Timothee Chalamet Merasa Ngeri Main di 'The King'

AP, CNN Indonesia | Rabu, 04/09/2019 08:40 WIB
Timothee Chalamet Merasa Ngeri Main di 'The King' Timothee Chalamet mengungkapkan bahwa dia tertarik untuk bergabung dengan proyek 'The King' karena bisa keluar dari zona nyaman.(REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timothee Chalamet memamerkan aksi terbarunya lewat film 'The King' yang tayang perdana di Venice Film Festival 2019. Namun, ia mengatakan bahwa di balik proses produksi film tersebut dirinya merasa ngeri untuk berperan sebagai Henry V muda.

"Itu merupakan tantangan nyata bagi saya. Itu mengerikan tapi di saat bersamaan saya memiliki waktu yang luar biasa," ungkap peraih nominasi Oscar itu.

Lebih lanjut, aktor berusia 23 tahun ini mengungkapkan bahwa dia tertarik untuk bergabung dengan proyek tersebut karena dia bisa keluar dari zona nyaman. Sebelumnya, Chalamet tidak pernah terlibat dalam proyek film yang mengharuskan adegan laga serta memegang pedang atau memainkan peran seperti di The King.


Bahkan, tidak banyak aktor seusianya yang mendapatkan kesempatan itu.

Chalamet kemudian mengatakan bahwa kebanyakan film-film kolosal seperti The King ini lebih sering menggunakan aktor lebih tua yang sudah lebih ahli dan pengalaman pada karakter itu.

"Ada keengganan nyata untuk menggunakan aktor yang lebih muda untuk peran ini," kata Chalamet. "Padahal, saat itu kekuasaan dipegang oleh orang-orang muda yang tidak biasa ... Itu terasa baru dan unik untuk dijelajahi."

Dia mengatakan ada sesuatu yang "terganggu" tentang orang-orang muda yang memiliki begitu banyak kekuatan.

Film ini diadaptasi dari Shakespeare "Henry V" serta "Henry IV" bagian satu dan dua. Kisahnya mengikuti Henry muda, atau Hal, dari hari-hari mabuknya di Eastcheap ke masa-masa awalnya sebagai Raja Inggris, posisi yang tidak pernah ia inginkan dan dengan enggan harus dijalani ketika ayahnya, Henry IV (Ben Mendelsohn), meninggal.

Joel Edgerton terlibat dalam film ini sebagai pemeran pendukung sekaligus penulis dan produser. David Michôd, yang sebelumnya berada di balik War Machine, pun ikut menulis naskah dengan Edgerton. meskipun dia tidak pernah membuat hal berkaitan dengan "pedang dan kuda". Namun dia disebut tertarik untuk memainkan dengan versinya sendiri, menambahkan hal-hal dari sejarah dan mengarang banyak hal.

[Gambas:Youtube]

"The King" merupakan satu dari tiga film Netflix, termasuk "The Laundromat" dan "Marriage Story" yang memulai debut mereka di Lido, Venezia. Sementara, baru akan tayang di bioskop 11 Oktober, sebelum tersedia di Netflix pada 1 November.

Di samping film ini, Chalamet juga terlibat dalam "Little Women" yang bakal hadir di bioskop Natal ini, dan menjadi reuni dia dengan sutradara "Lady Bird" Greta Gerwig.

"Saya benar-benar mencoba untuk melakukan proyek-proyek besar dan hal-hal yang menantang," kata Chalamet. "Saya merasa benar-benar masih belajar dan mencoba mengejar versi aktor terbaik apa pun yang aku bisa."

Chalamet telah mulai berkarier di dunia akting sejak 2014 lewat film Men, Women, & Children dan menjadi peran pendukung di Interstellar. Namun, ia baru mulai dikenal setelah membintangi Call Me By Your Name dan meraih nominasi Oscar untuk Aktor Terbaik. (agn/end)