Iwan Fals Berduka saat DPR Periode 2019-2024 Dilantik

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 01/10/2019 15:19 WIB
Iwan Fals Berduka saat DPR Periode 2019-2024 Dilantik Iwan Fals mengucap selamat untuk para anggota DPR yang dilantik pada Selasa (1/10), namun di saat bersamaan, juga mengungkap duka. (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari ini sebanyak 575 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) telah dilantik. Pelantikan itu tak luput dari perhatian musisi, salah satunya adalah Iwan Fals.

Musisi yang memiliki nama asli Virgiawan Listianto ini mengucapkan selamat kepada anggota DPR lewat akun Twitter. Selain itu ia juga mengungkapkan duka terhadap beberapa kejadian belakangan ini.

"Selamat atas pelantikan DPR-DPD-MPR 2019-2024 semoga bisa menjalani kewajibannya dengan baik & selamat Hari Kesaktian Pancasila," kicau Iwan.


Ia melanjutkan, "Serta sangat berduka atas kejadian yang menimpa kita akhir-akhir ini & mudah-mudahan ada hikmah yang bisa kita petik sebagai bangsa yang beradab."



Ia tidak menjelaskan secara pasti kejadian apa yang membuatnya berduka. Di akhir kicauan, Iwan Fals hanya menyertakan emoji bendera warna merah dan putih.

Sebelumnya, sejak pagi anggota legislatif memasuki gedung yang sudah berdiri sejak 1965 itu. Sebanyak 575 Anggota DPR hasil Pemilu 2019 menempati posisi duduk masing-masing guna mengikuti prosesi pelantikan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 98/P/2019 tentang peresmian anggota DPR periode 2019-2024 oleh Sekjen DPR Indra Iskandar. Setelah itu, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali mengambil tempat di sisi podium.

Sejumlah perwakilan anggota DPR maju ke depan podium sidang. Masing-masing tokoh agama lantas mengambil tempat berdiri di samping para perwakilan anggota DPR terpilih itu dengan membawa kitab suci.

Para anggota DPR pun disumpah. Para legislator baru itu mengucapkan janji dan sumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Hatta lalu mengingatkan kembali sumpah atau janji itu harus ditepati untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia secara keseluruhan.

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)