Ki Wilawuk Sapa Rakyat Bumilangit di Indonesia Comic Con 2019

CNN Indonesia | Sabtu, 12/10/2019 23:12 WIB
Ki Wilawuk Sapa Rakyat Bumilangit di Indonesia Comic Con 2019 Lini masa jagat Bumilangit Komik dan Bumilangit Studios. (CNN Indonesia/M. Andika Putra).
Jakarta, CNN Indonesia -- Film seri laga pahlawan Indonesia Jagat Sinema Bumilangit meluncurkan komik 'Bangkitnya Ki Wilawuk' pada ajang Indonesia Comic Con 2019, Sabtu (12/10).

Aristo, salah satu produser Jagat Sinema Bumilangit menuturkan ini adalah komik terakhir Hasmi sebelum pencipta komik-komik superhero nasional itu berpulang. Komik ini sebenarnya belum selesai sehingga dirampungkan oleh komikus Fajar Sungging dan Toto Winarno.

Ki Wilawuk digambarkan sebagai tokoh antagonis yang memiliki ajian khusus yang membuatnya tidak mudah mati. Bahkan, meski anggota tubuhnya tercerai berai, Ki Wilawuk bisa menyatukannya kembali. Dia merupakan musuh terkuat Gundala.

"Waktu itu Pak Hasmi sibuk ikut teater dan belum siap memikirkan karakter mana yang mau dikembangkan. Saya usul untuk menghidupkan Ki Wilawuk," kata Sungging di ajang Indonesia Comic Con 2019, JCC Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10).
Tokoh satu ini hidup di masa Kerajaan Mataram atau saat pemerintahan Panembahan Senopati. Nama 'Ki Wilawuk', kata Sungging, diambil dari nama tokoh pewayangan yang tak begitu terkenal. Musuh yang satu ini bahkan tidak bisa dikalahkan Gundala.

Akan tetapi, lanjut Sungging, berkat kecerdasan Gundala nantinya Ki Wilawuk bakal bisa dikalahkan. Dalam cerita, Gundala akan bekerja sama dengan tokoh-tokoh lain yang memiliki hubungan dengan Ki Wilawuk.

"Kalau mau tahu, ada di komiknya," imbuhnya disusul tawa.
Dia menambahkan komik 'Bangkitnya Ki Wilawuk' menjadi satu-satunya komik karya Hasmi yang memiliki nuansa horor. Komik bisa diperoleh fans di lapak Bumilangit di Indonesia Comic Con 2019 seharga Rp75ribu.

Pada kesempatan yang sama Jagat Sinema Bumilangit juga meluncurkan nama klub fans untuk Bumilangit yakni 'Rakyat Bumilangit'. Nama ini bakal menyatukan para fans karakter Bumilangit dan Jagat Sinema Bumilangit.

Abimana Aryasatya, pemeran Sancaka alias Gundala, mengatakan nama rakyat diambil karena jagoan juga berasal dari rakyat.
[Gambas:Video CNN]
"Selama ini hanya satu arah, produsen bikin dan penonton ya nonton. Ini bisa kirim masukan. Jadi dua arah. Termasuk enggak menutup kemungkinan membantu UKM. Bisnis di luar film kembali jalan misal merchandising," ujarnya.

Aristo menambahkan ini sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap anak Indonesia. Para 'rakyat' inilah yang akan pertama kali tahu informasi seputar produk, film, komik. Tak hanya itu, Rakyat Bumilangit lebih bersifat mempersatukan fans melalui kegiatan-kegiatan termasuk pertemuan rutin.


(els/lav)