A Tale of Two Sisters merupakan salah satu judul yang pasti akan selalu disebut apabila membicarakan film horor Korea Selatan. Karya Kim Jee-woon ini disebut-sebut menjadi salah satu film yang mengeksekusi kisah supernatural dengan sempurna.
Film yang diangkat dari cerita rakyat, Janghwa Hongryeon jeon, ini menceritakan tentang gangguan dalam sebuah keluarga disfungsional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rumah, Su-mi merasa kerap diganggu arwah ibu kandungnya yang merangkak naik ke kasur dengan leher patah dan kemudian melihat badan Eun-joo sudah penuh dengan memar.
Film psychological horror ini memiliki jalan cerita yang sulit ditebak sebab memberikan banyak sudut pandang.
Whispering Corridors (1998)
Whispering Corridors disebut-sebut menjadi salah satu yang memengaruhi perkembangan film horor Korea Selatan. Kisah menyeramkan yang disajikan menjadi kritik sistem sekolah di Korea.
Kisah berawal dari cara mengajar Guru Park di sekolah khusus perempuan SMA Jookran yang begitu sadis sampai-sampai disebut rubah tua. Tak lama kemudian, guru tersebut meninggal dunia dengan cara yang mengenaskan dan ditemukan oleh tiga siswa, yakni Lim Ji-oh, Yoon Jae-yi, dan Kim Jung-sook.
Guru Park kemudian digantikan Guru Oh yang kerap memberikan hukuman berat kepada murid, termasuk melecehkan salah satu murid terpintar di sekolah tersebut, Park So-young.
Keseraman Whispering Corridors tak hanya ditunjukkan melalui kesadisan para guru, tapi juga dari para arwah yang meninggal di sekolah tersebut.
Whispering Corridors kerap diadaptasi menjadi film horor lainnya. Film ini diikuti empat sekuel, yakni Memento Mori (1999), Wishing Stairs (2003), Voice (2005) dan, A Blood Pledge (2009). (chri/has)
The Wailing merupakan salah satu film horor terpopuler sepanjang masa di Korea. (Dok. 20th Century Fox)