Konferensi Musik Indonesia 2019 Undang Nadiem dan Sri Mulyani

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 21:33 WIB
Konferensi Musik Indonesia 2019 Undang Nadiem dan Sri Mulyani Glenn Fredly selaku Ketua Komite Kami Musik Indonesia. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konferensi Musik Indonesia kedua dijadwalkan diselenggarakan di Gedung Budaya Sabilulungan, Bandung pada 23 November mendatang. Dalam kesempatan itu, akan dibahas kelanjutan hasil yang didapat dari konferensi pertama di Ambon pada 2018 lalu.

Dikatakan oleh Glenn Fredly selaku penggagas dan ketua komite Kami Musik Indonesia (KAMI), Konferensi Musik Indonesia kedua mendatang akan mengundang tiga menteri yaitu Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wishnutama selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan.

Mengusung tema 'Upaya Bersama untuk Industri Musik Lebih Adil dan Lestari', konferensi kedua ini akan membicarakan lebih mendalam dari 12 poin yang telah dibuat sebelumnya. 


"Ini kan sebenarnya menindaklanjuti apa yang sudah dibuat konferensi musik pertama di Ambon. Hasil pemikiran teman-teman semua yang ada di konferensi pertama itu ada 12 poin. 12 poin itu di antaranya kita bicara tentang bagaimana musik dalam konteks pengelolaan, musik dalam konteks organisasinya, musik dalam berkarya itu tadi," kata Glenn Fredly, Selasa (19/11).

Dalam pertemuan mendatang, diagendakan pula pembahasan mengenai cara agar musik Indonesia tidak hanya terpusat di Jakarta saja, namun juga dapat dibangun di kota-kota lain. Selain itu, ada program-program lanjutan yang bakal direalisasikan.

Ditemui pada acara jumpa pers Konferensi Musik Indonesia di kawasan M Bloc, Jakarta Selatan, Glenn mengatakan saat ini sudah terdapat beberapa realisasi dari hasil konferensi tahun lalu. Ia memberi contoh, undang-undang mengenai kearsipan yang berada di bawah Perpustakaan Nasional.

Menurut Glenn, terpilihnya Ambon sebagai kota musik dunia oleh UNESCO pada 31 Oktober lalu juga merupakan salah satu buah konferensi. Ambon adalah kota pertama di Asia Tenggara yang mendapat predikat tersebut.

"Karena pada saat kita pertama bikin konferensi musik di Ambon, konferensi musik nasional di Indonesia pertama, mendudukkan tiga komponen pemerintah, privat, sama ekosistemnya. Itu punya dampak yang bisa dibilang berkontribusi untuk salah satu syarat untuk Ambon menjadi kota musik dunia," kata penyanyi lagu 'Kembali ke Awal' itu.  

Dampak lain dari konferensi perdana, kata dia, adalah keberhasilan pembangunan M Bloc sebagai salah satu tempat live space. Kawasan tersebut diketahui dimiliki oleh BUMN dan dalam pengelolaannya, bekerja sama dengan perusahaan privat untuk mengakomodasi ekosistem kreatif, terutama musik.

Glenn menegaskan, setelah Konferensi Musik Indonesia kedua berjalan, ke-12 poin dari konferensi pertama akan dibahas secara berkala tiap bulan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi cepatnya perkembangan isu yang terjadi di industri musik.

[Gambas:Video CNN] (kir/rea)