Darius Sinathrya Komentari Kisruh Suporter Indonesia-Malaysia

CNN Indonesia | Jumat, 22/11/2019 16:30 WIB
Darius Sinathrya Komentari Kisruh Suporter Indonesia-Malaysia Aktor sekaligus pembawa acara olahraga Darius Sinathrya turut mengomentari dugaan pengeroyokan suporter Timnas Indonesia sehari sebelum laga melawan Malaysia. (CNN Indonesia/Rizky Sekar Afrisia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aktor sekaligus pembawa acara olahraga Darius Sinathrya turut mengomentari dugaan pengeroyokan suporter Timnas Indonesia sehari sebelum laga melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil.

Melalui utas di Twitter, Darius mengatakan bahwa permasalahan tersebut harus diselesaikan lewat mediasi federasi dan pemerintah kedua belah pihak.

"Jika dua belah pihak acuh, diam dan bungkam. Saya khawatir akan menjadi bom waktu aksi balasan yang lebih keras dan akan semakin sulit memadamkan dendam antar dua kubu!," tulis Darius.




Darius mengakui suporter Indonesia memang sempat berlaku tak elok saat leg pertama kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada September lalu.

Kala itu, sejumlah suporter Malaysia terluka akibat pelemparan yang dilakukan oknum pendukung Indonesia usai pertandingan sengit itu selesai dengan skor 2-3 untuk Malaysia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, dilaporkan sampai harus diamankan dari Stadion GBK ketika kericuhan pecah. Namun menurut Darius, Syed hanya mencari perhatian dengan duduk di tribun, bukan tempat VIP.

"Rivalitas 2 negara memang panas, anda @SyedSaddiq ikut bertanggung jawab dengan caper nonton di tribun! Padahal anda bisa duduk di VIP Box!" kata Darius.

Ia kemudian menulis, "Sambutan terhadap suporter anda di GBK memang tidak menyenangkan, itulah realitas rivalitas! Denda sudah dijatuhkan! Hukuman sudah diberikan."



Sehari setelah kejadian tersebut, Menpora RI saat itu, Imam Nahrawi, langsung meminta maaf kepada Syed Saddiq.

Namun kini, Syed tak meminta maaf. Syed hanya merilis pernyataan bahwa ia sudah meminta polisi menyelidiki dugaan pengeroyokan.

Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur pun sudah menyampaikan protes kepada Malaysia. Darius lantas mendesak agar Syed segera menyampaikan permintaan maaf.

"Saya menuntut anda @SyedSaddiq minta maaf secara resmi dan terbuka pada korban dan masyarakat Indonesia! Redam bara ini dengan bijak. Acuh sama saja anda membiarkan bara berkobar! Jangan caper jika satu hari kejadian ini berbalik!" tutur suami Donna Agnesia tersebut.

Kasus pengeroyokan suporter Timnas Indonesia mulai menjadi bahasan warganet pada Kamis (21/11), setelah rekaman video viral di lini masa media sosial.

Dalam video itu, terlihat sejumlah pelaku bergantian menginjak-injak dua orang yang diduga WNI, meski mereka sudah terkapar di jalan. Para pelaku juga memukul kepala korban berkali-kali menggunakan helm. (chri/has)