Garap Album, The 1975 Tunda Tur Eropa

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 12:29 WIB
Garap Album, The 1975 Tunda Tur Eropa Band The 1975 menunda tur Eropa demi menyelesaikan pengerjaan album baru bertajuk 'Notes On A Conditional Form'. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Band The 1975 menunda tur Eropa demi menyelesaikan pengerjaan album baru bertajuk Notes On A Conditional Form. Diketahui album sudah mulai digarap sejak pertengahan 2019 namun tak kunjung selesai.

Pernyataan itu mereka sampaikan lewat label rekaman Dirty Hit. Label itu mengunggah penjelasan melalui akun twitter resmi yang bernama @DirtyHit.

Dirty Hit menjelaskan sedianya tur Eropa The 1975 digelar pada Februari 2020 mendatang. Tur Eropa terpaksa diundur menjadi bulan Oktober 2020.


"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap kalian semua bisa menghadiri acara (dengan jadwal) baru," tulis Diry Hit.



The 1975 sudah memastikan tanggal dan tempat yang akan mereka kunjungi pada Oktober nanti. Jadwal itu mereka sampaikan lewat akun media sosial mereka.

Tur Eropa akan dibuka dengan penampilan di Sant Jordi Club (Barcelona) pada 3 Oktober dan ditutup dengan penampilan di Annexet (Stockholm) pada 31 Oktober. Total mereka tampil sebanyak 15 kali di negara yang berbeda.

[Gambas:Instagram]

The 1975 sempat datang ke Jakarta pada pertengahan Oktober lalu. Selain menghibur lewat musik The 1975 banyak berinteraksi dengan penonton seperti konsultasi soal hijab.

Sang vokalis Matthew Healy atau juga dikenal Matty Healy mengungkapkan bahwa mereka sedang membuat merchandise berupa hijab. Dalam konser, ia menanyakan tentang penggunaan hijab itu sendiri.

"Kami sedang bekerja untuk membuat merchandise baru, boleh saya bertanya pada orang-orang yang mengenakan sesuatu (hijab) di kepala mereka? Saya melihat banyak dari kalian yang menggunakan scarf di kepala. Saya tak memahami tentang budaya atau semacamnya tentang itu," katanya.

Sebelumnya, Matty sempat berkicau di Twitter tentang rencananya membuat merchandise berupa hijab. Dia mengaku ide pembuatan itu terinspirasi oleh pemilik akun @Serendipititty.

(adp/end)