Disney Hapus Adegan LGBT dalam Star Wars untuk Singapura

tim, CNN Indonesia | Jumat, 27/12/2019 11:28 WIB
Disney Hapus Adegan LGBT dalam Star Wars untuk Singapura Film Star Wars: The Rise of Skywalker akan mengalami sedikit perubahan dari versi orisinal. (dok. Walt Disney Pictures via imdb.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Adegan ciuman sesama jenis yang menjadi bagian dari Star Wars: The Rise of Skywalker dihapuskan di penayangan di Singapura. Hal itu dilakukan demi mendapatkan izin rating yang lebih rendah.

Infocomm Media Development Authority (IMDA) atau Otoritas Pengembangan Media Info-komunikasi Singapura mengonfirmasi keputusan tersebut.

"Pemohon telah menghilangkan adegan pendek yang menurut pedoman klasifikasi film akan membutuhkan rating [usia] yang lebih tinggi," ujar perwakilan IMDA, mengutip Digital Spy.


Sampai saat ini, belum diketahui jika Disney mengambil tindakan serupa di negara-negara lain. Namun Singapura telah lama menganggap hubungan sejenis adalah ilegal.

Sebelumnya, sutradara JJ Abrams mengungkapkan bahwa dirinya menilai adegan ciuman sesama jenis itu sebagai 'kesempatan' untuk merayakan Star Wars selaku waralaba yang bisa dinikmati semua orang.

"Tidak masalah apa referensi seksual Anda, tidak masalah apa ras Anda, apakah Anda organik atau sintetis, Star Wars itu untuk semua orang dan mengetahui bahwa tidak ada representasi semacam ini, itu tidak mengambil apapun dari siapapun, hanya menunjukkan bahwa Star Wars adalah untuk kita semua," kata Abrams.

Telah dinanti dan diantisipasi sekian lama oleh penggemar, Star Wars: The Rise of Skywalker menuai ulasan baik dari para jurnalis dan kritikus Hollywood usai penayangan perdana pada Selasa (17/12) malam waktu Amerika Serikat.

Star Wars: The Rise of Skywalker berlatar setahun setelah The Last Jedi, kelompok the Resistance harus kembali menghadapi the First Order. Dengan segelintir yang tersisa, kelompok yang dipimpin oleh Princess Leia pun meminta bantuan ke seluruh galaksi.

[Gambas:Video CNN] (rea)