JYP Entertainment Resmi Laporkan Penguntit Nayeon

CNN Indonesia | Rabu, 08/01/2020 20:48 WIB
JYP Entertainment Resmi Laporkan Penguntit Nayeon JYP Entertainment resmi mengambil langkah hukum pada Rabu (8/1) untuk menghadapi Josh, pria yang kerap mengikuti Nayeon TWICE. (dok. JYP Entertainment)
Jakarta, CNN Indonesia -- JYP Entertainment resmi mengambil langkah hukum pada Rabu (8/1) untuk menghadapi Josh, pria yang kerap mengikuti Nayeon TWICE. Josh dilaporkan ke polisi atas dugaan mengganggu bisnis.

"Kami telah melaporkan penguntit Nayeon TWICE di Kantor Polisi Gangnam Seoul atas dugaan melanggar Undang-Undang Pidana Pasal 314," tulis JYP Entertainment seperti dikutip dari Newsen.

"Kami juga telah mengajukan permohonan penahanan kepada Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada Selasa (7/1)," JYP Entertainment menegaskan.


Dalam keterangan resmi, JYP mengatakan langkah itu diambil sebab penguntit yang kerap mencoba untuk mendekati Nayeon telah diperingati polisi berulang kali, namun mengabaikan hal tersebut.

Penguntit tersebut bahkan berada di pesawat yang sama dengan Nayeon pada 1 Januari dan mencoba mendekati member tertua TWICE sehingga membuat kegaduhan di pesawat.

"Atas pertimbangan tersebut, kami akan terus mengambil langkah tegas untuk memastikan keselamatan artis," tulis JYP Entertainment.

Tak hanya itu, JYP Entertainment juga mengeluarkan peringatan keras terkait penyebarluasan bahkan penjualan informasi penerbangan TWICE.

Peringatan itu dikeluarkan akibat sejumlah peristiwa tak mengenakkan menimpa member TWICE belakangan ini, seperti Tzuyu yang terdorong, Nayeon diikuti hingga ke pesawat, dan paspor Dahyun diarahkan ke kamera penggemar.

"Jika data pribadi bocor secara ilegal dan informasi penerbangan dijual, itu merupakan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi dengan denda hingga 50 juta won dan penjara lima tahun," tulis JYP Entertainment.

Mereka juga mengatakan peredaran informasi secara tidak sah juga bisa dipidana hukuman penjara tiga tahun dengan denda sekitar 30 juta won.

JYP Entertainment juga meminta pihak bandara memperketat penjagaan dan tidak membuat pihak tertentu dirugikan. (chri/end)