Berkat BTS, Korsel Buka 30 Tempat Les Bahasa Korea di Dunia

tim, CNN Indonesia | Selasa, 14/01/2020 13:01 WIB
BTS dinilai berpengaruh besar pada minat belajar bahasa Korea. Korsel berencana membuka 30 institut berbahasa Korea di seluruh dunia karena permintaan tinggi. Popularitas Bangtan Boys, atau BTS dinilai sebagai salah satu pemicu tingginya minat belajar bahasa Korea. (dok. Big Hit Entertainment via TikTok)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peningkatan sensasi global K-Pop dan konten budaya Korea lainnya tidak hanya berdampak pada nilai industri Korea Selatan di bidang hiburan saja. Namun, juga mendukung peningkatan pendidikan bahasa Korea di seluruh dunia.

Menurut laporan Yonhap, Korea Selatan bakal membuka 30 tempat institut berbahasa Korea baru di beberapa tempat di seluruh dunia pada tahun ini.

"Didorong oleh popularitas grup idola K-pop BTS, ledakan pembelajaran bahasa Korea terjadi secara global. Jadi King Sejong Institute Foundation berencana untuk membangun 30 institusi lagi tahun ini," kata Kang Hyoun-hwa, selaku Kepala King Sejong Institute Foundation.


Dinamai setelah Raja Dinasti Joseon (1392-1910) yang juga penemu alfabet Korea Hangeul, institut tersebut menawarkan program pendidikan bahasa di luar Korea Selatan. Institut ini berada di bawah Kementerian Kebudayaan yang bertanggung jawab mengoperasikan jaringan global King Sejong Institutes.

Saat ini terdapat 180 lembaga serupa di 60 negara di seluruh dunia, dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan telah mengalokasikan 33,2 miliar won (Rp393,3 miliar) untuk menambahnya menjadi 210 lembaga pada tahun ini.

Pada 2019, Korea Selatan telah membuka 16 King Sejong Institutes baru di seluruh dunia.

Berbagai wilayah yang disasar untuk penambahan lembaga-lembaga berbahasa Korea tahun ini meliputi Asia Tenggara, Rusia dan Commonwealth of Independent States (CIS), Amerika Tengah, Amerika Selatan, serta Afrika.
Berkat BTS, Korsel Buka 30 Tempat Les Bahasa Korea di SeBangtan Boys atau BTS dianggap memberi pengaruh besar terhadap minat dunia mempelajari bahasa Korea. (Foto: YOAN VALAT / POOL / AFP)
"Basis penggemar BTS, ARMY bersatu dengan keunikan energi mereka dan mencoba untuk tak hanya sekadar mengonsumsi [musik] dan menyukai band, tetapi juga berusaha memahami band dengan belajar bahasa Korea," kata Kang.

Ia melanjutkan, "Kami akan fokus pada perluasan King Sejong Institutes di negara-negara dengan infrastruktur rendah seperti Afrika dan Amerika Selatan."

Kang mengatakan bahwa tahun ini pihaknya akan memulai proyek khusus untuk membina guru-guru non-Korea yang dapat mengajarkan bahasa Korea di King Sejong Institutes.

[Gambas:Video CNN] (agn/rea)