Ingin Hidup Mandiri, Harry-Meghan Masih Belum Teken Proyek

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 21/01/2020 21:38 WIB
Ingin Hidup Mandiri, Harry-Meghan Masih Belum Teken Proyek Harry dan Meghan Markle masih belum teken proyek apa pun meski menginginkan untuk hidup mandiri lepas dari sokongan kerajaan Inggris. (AFP PHOTO / Daniel LEAL-OLIVAS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terlepas dari minat banyak perusahaan yang ingin meminang Harry-Meghan Markle untuk bekerja sama, pasangan itu disebut belum mengikatkan diri salam sebuah proyek meski menyatakan ingin hidup mandiri dari keluarga Kerajaan Inggris.

Sebuah sumber mengatakan kepada ET bahwa Harry dan Meghan Markle masih membahas nilai yang akan mereka jadikan syarat kepada perusahaan yang ingin bekerja sama.

"Harry dan Meghan saat ini belum menandatangani perjanjian komersial apapun dalam waktu dekat," kata sumber tersebut.


"Semangat dari perjanjian itu [dengan keluarga kerajaan] memungkinkan mereka mengejar kemandirian finansial, namun mereka telah memperjelas semua yang mereka lakukan adalah akan terus menjunjung tinggi nilai-nilai Sang Ratu," lanjut si sumber.

Perjanjian dengan keluarga yang dimaksud oleh sumber adalah kesepakatan antara Harry-Meghan dengan Ratu bahwa keluarga mendukung keputusan pasangan itu namun dengan konsekuensi gelar kebangsawanan dicabut, dan mengembalikan uang pajak yang digunakan untuk renovasi rumah mereka.

Sumber mengatakan perundingan antara Harry dengan Ratu Elizabeth II berjalan amat mulus. "Diskusi itu amat bersahabat dan konstruktif karena tujuan yang sama adalah kelas, sama seperti keinginan mencapai kesimpulan yang sukses," kata sumber tersebut.

"Semuanya senang," lanjut si sumber.

Senada dengan pernyataan Ratu, sumber mengatakan kepada ET bahwa keluarga Kerajaan Inggris kini tengah dalam masa transisi dengan sejumlah hal detail sedang dikerjakan.

"Ada ruang bagi keluarga untuk meninjau kembali cara kerjanya dalam waktu satu tahun," kata sumber tersebut.

Di sisi lain, pengamat kerajaan Katie Nicholl mengatakan bahwa keputusan Harry untuk buka suara dalam keputusan mundur ini karena adik Pangeran William itu ingin melindungi istrinya, Meghan Markle.

[Gambas:Video CNN]

Keputusan untuk mundur dari keluarga Kerajaan Inggris telah menimbulkan istilah baru, yaitu Megxit, yang menyiratkan Meghan Markle bertanggung jawab atas kepergian Harry dari keluarganya.

"Dia mengatakan keputusan ini adalah keputusannya dan ia menyebut tidak ada pilihan lain," kata Nicholl kepada ET.

"Ini adalah keputusan bersama dan saya pikir Pangeran Harry telah bermurah hati dengan bertanggung jawab atas hal itu. Saya pikir secara sederhana ia hanya ingin melindungi Meghan Markle," lanjutnya.

"Di sini, seluruh tajuk pemberitaan dikuasai oleh satu kata: Megxit. Tuduhan tidak langsung bahwa Meghan bertanggung jawab atas keputusan Harry keluar dan menariknya ke Amerika Utara," kata Nicholl.

"Bukan itu semata sebabnya. Saya pikir Harry telah mencari cara bagaimana bisa keluar, sebuah cara atau hidup yang baru, dan Meghan secara sederhana menjadi katalisatornya," lanjutnya.

"Tapi jangan salah, ini adalah keputusan bersama. Harry tak membuatnya sendiri dan Meghan tidak memaksanya untuk itu." kata Nicholl. (end)