Wabah Virus Corona, Studio China Terpaksa Rilis Film Online

tim, CNN Indonesia | Jumat, 24/01/2020 13:53 WIB
Wabah Virus Corona, Studio China Terpaksa Rilis Film Online Ilustrasi bioskop yang terpaksa tak dapat menayangkan film-film baru saat Imlek. (Foto: morgueFile/mconnors)
Jakarta, CNN Indonesia -- Studio-studio film terkemuka China terpaksa membatalkan rilis film-film terbesar mereka setelah penyebaran virus Corona yang semakin meningkat. Sebelumnya, film-film blockbuster China direncanakan tayang pada akhir pekan ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru China atau Imlek.

Kini, perusahaan film Huanxi Media menanggapi pembatalan itu dengan langkah berani tetapi menyenangkan penggemar. Studio tersebut telah memutuskan untuk tetap merilis film komedi Lost in Russia yang banyak ditunggu-tunggu secara online dan gratis.

Lost in Russia, disutradarai dan dibintangi oleh bintang komedi Xu Zheng, yang secara luas diharapkan menjadi salah satu juara box office di Tahun Baru China, sebelum virus Corona mewabah. Film ini diperkirakan menghasilkan penjualan tiket sebesar US$1 miliar selama seminggu mendatang. Dua film pertama dalam waralaba Lost In telah menghasilkan US$473 juta, jumlah gabungan pada 2012 dan 2015.
Huanxi mengatakan kepada The Hollywood Reporter, Jumat (24/1) pagi, bahwa Lost In Russia akan tersedia secara gratis di platform streaming miliknya, Huanxi Premium sejak tengah malam ini. Sebelum pembatalan karena virus Corona, film tersebut ditetapkan untuk tayang secara nasional di China pada hari ini juga.


Langkah itu tentu membawa kegembiraan untuk para penggemar, mengingat menonton film massal telah menjadi kegiatan tradisi Tahun Baru Imlek di China. Terlebih, bioskop di seluruh negeri saat ini ditutup karena saran pemerintah untuk menghindari berkumpul di tempat-tempat ramai.

Lost in Russia mengikuti perjalanan berliku melintasi Rusia dari seorang ibu China yang manipulatif serta putranya yang berusia setengah baya yang masih ingin memberontak dan melarikan diri dari kekangan ibunya.

Selain Lost in Russia, Huanxi juga memiliki andil besar dalam film Leap garapan Peter Chan yang juga direncanakan dirilis saat Imlek. Film bertema olahraga ini mengisahkan tentang tim bola voli Olimpiade Tiongkok.

Sementara itu, film-film yang batal tayang karena wabah virus Corona termasuk sekuel aksi komedi Detective Chinatown 3, The Rescue, dan animasi Boonie Bears: The Wild Life and Jiang Ziya.

"Keselamatan dan kesehatan adalah keinginan bersama semua orang, dan dalam menghadapi epidemi, kami telah bersatu untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ini," demikian pernyataan rumah produksi terbesar di China, Wanda.

Jumlah kasus virus Corona telah melonjak hingga hampir 600 orang terinfeksi dan 17 orang meninggal pada Rabu (23/1) malam. Beijing mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu mengisolasi seluruh kota Wuhan, tempat virus tersebut diyakini berasal.

Ribuan warga di kota berpenduduk 11 juta jiwa itu dilaporkan telah mengungsi sebelum larangan semua kereta, pesawat, dan bus untuk meninggalkan kota metropolitan tersebut berlaku pada Rabu (22/1) pukul 10.00 pagi waktu setempat.

[Gambas:Video CNN] (agn/rea)