Saat itu, Diddy bahkan berpidato selama hampir 50 menit, berbicara tentang hidup dan karier.
"Ada sesuatu yang harus saya katakan pada Grammy, dan saya mengatakannya karena saya mencintai Grammy," katanya membuka topik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Daftar Lengkap Pemenang Grammy Awards 2020 |
[Gambas:Twitter]
"Jadi saat ini, dengan situasi yang terjadi... Ini bukan wahyu. Hal seperti ini sudah terjadi tidak hanya di musik, tapi juga di film, olahraga, di seluruh dunia," katanya.
"Dan selama bertahun-tahun kita mengizinkan institusi yang tidak pernah tertarik pada kita untuk menilai kita. Hal itu akan berhenti sekarang,"
Dengan berani, Diddy mengatakan The Recording Academy tak pernah benar-benar peduli pada hip hop. (Foto: Phillip Faraone/Getty Images for REVOLT/AFP) |
"Mereka harus membuat perubahan untuk kita. Mereka adalah organisasi non-profit yang seharusnya mendukung kesejahteraan komunitas musisi. Itu pernyataan misi: mereka bekerja untuk kita [musisi]," ucap Diddy.
Hanya selang beberapa hari sebelum Grammy Awards 2020 digelar, Deborah Dugan mengajukan tuntutan hukum ke Equal Employment Opportunity Commission atau EEOC setelah bos wanita pertama The Recording Academy itu dicopot dari jabatannya karena tuduhan pelanggaran.
Gugatan yang sama mengatakan cuti administrasi tersebut merupakan 'balasan langsung'. Dugan juga menyebut mengalami pelecehan seksual.
"Keputusan untuk membuat Nona Dugan cuti jelas merupakan pembalasan atas pengaduannya, sekaligus sebagai ancaman terselubung tentang pemutusan hubungan kerja jika Nona Dugan tetap berusaha menuntut The Recording Academy," ungkap EEOC, mengutip NME.
The Recording Academy membantah segala klaim tersebut. Mereka menyatakan dugaan bahwa Dugan mengeluarkan klaim setelah ia sendiri dituduh 'menciptakan lingkungan kerja yang beracun dan tak dapat ditoleransi serta terlibat dalam 'perilaku kasar dan intimidasi'.
"Nona Dugan mengambil cuti setelah menawarkan diri untuk mundur dan meminta US$22 juta dari Academy, yang merupakan organisasi non-profit," kata The Recording Academy, mengutip CNN.
Tahun ini, Diddy menerima Grammy Salute to Industry Icons Award di acara Clive Davis Pre-Grammy pada Sabtu (24/1) waktu setempat. Tak kurang dari Beck, John Legend, Santana, sampai Chance the Rapper, Khalid, dan penyanyi senior Cyndi Lauper memberi penghormatan dengan membawakan lagu-lagu Diddy.
Grammy Awards ke-62 sendiri usai digelar pada Minggu (26/1) waktu setempat. Billie Eilish mendapat lima piala sekaligus, kemenangan besar yang lantas diikuti oleh Lizzo dan Lil Nas X. Grammy kali ini dibuka dalam duka setelah pebasket Kobe Bryant dan putrinya Gianna Maria meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter. (rea)
Dengan berani, Diddy mengatakan The Recording Academy tak pernah benar-benar peduli pada hip hop. (Foto: Phillip Faraone/Getty Images for REVOLT/AFP)