Saat berkunjung ke kantor CNNIndonesia.com, Fariz menjelaskan bahwa gaya tersebut memang dikonsep sejak awal. Ia mengaku dibentuk sebagai ikon musik pop Indonesia lengkap dengan gaya berpakaiannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situ Fariz semakin sering tampil, bahkan ia mengadakan tur ke beberapa kota di Indonesia. Salah satu yang paling ia ingat adalah tur perdana bertajuk Prestasi pada 1991.
"Waktu itu kan lagu jaman Motley Crue. Pake bandana dan anting," kata Fariz sembari tertawa mengingat masa lalunya.
Motley Crue merupakan band metal asal Amerika Serikat yang terbentuk pada 1981. Band ini beranggotakan Nikki Sixx (bass/kibor), Mick Mars (vokal), Vince Neil (vokal/gitar) dan Tommy Lee (drum).
Motley Crue memang kerap tampil dengan gaya yang unik. Perjalanan karier mereka bisa terlihat dalam film biopik bertajuk The Dirt yang diadaptasi dari buku autobiografi bertajuk The Dirt: Confessions of the World's Most Notorious Rock Band.
[Gambas:Video CNN]
Semakin berumur, gaya Fariz RM berubah. Ia tak lagi berambut gondrong dan aksesoris anting, melainkan tampil dengan gaya kasual. Salah satunya, ia hampir selalu mengenakan pakaian dan celana hitam saat manggung.
"Senang sama warna hitam. Dulu pas masih ikut Harry Roesli kita pernah bikin 'berkabung' atas suasana Indonesia pada saat itu. Jadi kita pakaiannya selalu hitam, Roesli juga pakaiannya kan hitam-hitam, tapi abis itu kebiasaan," kata Fariz.
Fariz mengaku memiliki banyak pakaian hitam untuk manggung, kurang lebih ada 10 setelan pakaian dan celana berwarna hitam. Meski begitu, ia tidak selalu mengenakan pakaian hitam saat manggung, terutama untuk panggung outdoor di siang hari.
Saksikan penampilan Fariz RM dalam acara Music At Newsroom secara streaming melalui CNNIndonesia.com pada Jum'at (31/1) pukul 15:00 WIB. (adp/end)