Pengakuan Heard tersebut membuat ratusan ribu orang kemudian menandatangani sebuah petisi yang berisi permintaan kepada DC dan Warner Bros Pictures untuk mendepak Amber Heard dari proyek Aquaman 2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heard saat ini dalam drama hukum dengan mantan suaminya, Johnny Depp dan dituduh melakukan kekerasan dalam rumah tangga selama pernikahan mereka.
Namun, pada 2019, Depp berbalik menuntut Heard karena pencemaran nama baik setelah dia menulis opini untuk The Washington Post.
Dalam opini tersebut, Amber Heard mengklaim menjadi korban kekerasan dan membahas tuduhan yang dia buat untuk melawan Depp dalam perceraian mereka pada 2016.
Baru-baru ini, tersebar rekaman yang muncul dari salah satu sesi terapi pasangan itu, berisi aktris "Machete Kills" tersebut mengaku memukul aktor "Pirates of the Caribbean".
"Saya minta maaf karena aku tidak, memukulmu di wajah dengan tamparan yang tepat, tapi aku memukulmu, itu bukan meninjumu. Sayang, kamu tidak ditinju," terdengar suara Heard di rekaman tersebut.
"Aku tidak tahu apa gerakan tanganku yang sebenarnya, tapi kamu baik-baik saja, aku tidak menyakitimu, aku tidak meninjumu, aku memukulmu."
Menyusul bocornya rekaman tersebut, orang-orang menuntut lewat "Justice for Johnny Depp" dan membuat petisi di Change.org, meminta pemecatan aktris dari "Aquaman 2". Lebih dari 190 ribu orang telah menandatangani petisi.
Sebelumnya, Warner Bros juga mempertimbangkan untuk menggantikan Johnny Depp di waralaba "Fantastic Beasts" karena tuduhan kekerasan terhadap Heard.
Namun pada akhirnya, studio itu membuat keputusan kontroversial dengan tetap mempertahankannya untuk sekuel 2018, "Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald". (agn/end)