Corona, Laba Bioskop AS Capai Titik Terendah dalam 2 Dekade

CNN Indonesia | Senin, 16/03/2020 19:55 WIB
Pendapatan dari penjualan tiket bioskop di AS akhir pekan lalu mencapai titik terendah dalam dua dekade karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona. Ilustrasi. (Istockphoto/dolgachov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendapatan dari penjualan tiket bioskop di Amerika Serikat pada akhir pekan lalu mencapai titik terendah dalam dua dekade karena kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona.

Hingga saat ini, proses penghitungan pendapatan menyeluruh masih dilakukan. Namun, Comscore memperkirakan pendapatan sepanjang akhir pekan lalu hanya sekitar US$55,3 juta.

The Hollywood Reporter melaporkan bahwa angka ini merupakan yang terendah dalam dua dekade. Sebelumnya, rekor pendapatan bioskop akhir pekan terendah tercatat setelah insiden 9/11 pada September 2000 yang hanya mencapai US$54,5 juta.


Di tengah kemerosotan pendapatan ini, film Onward masih menempati posisi puncak penjualan terbanyak dengan nilai US$10,5 juta. Angka ini merosot 73 persen dari pekan sebelumnya hingga menjadi penurunan paling drastis dalam sejarah Pixar.

Sejumlah analis box office AS menganggap bahwa pendapatan Onward jatuh 25 persen lebih rendah dari perkiraan mereka sebelumnya.

Penurunan ini diprediksi masih akan terus berlanjut pada akhir pekan ini karena penambahan jumlah daerah yang melarang pembukaan bioskop demi mengurangi potensi penyebaran virus corona.

Pada akhir pekan lalu, pemerintah Pennsylvania dan New Jersey memerintahkan penutupan bioskop. Sehari setelahnya, pemerintah New York mengambil langkah serupa.

Dengan sederet keputusan ini, Asosiasi Pemilik Bioskop Nasional AS memperkirakan sekitar 6 ribu bioskop akan menutup pintunya pada pekan ini.

[Gambas:Video CNN]

Secara global, Onward dan berbagai film Hollywood lainnya memang harus bersusah payah meningkatkan penjualan tiket di tengah penutupan banyak bioskop akibat virus corona.

"Dengan epidemi virus corona di seluruh dunia, banyak jaringan bioskop domestik mengurangi jumlah kursi mereka dan banyak daerah di dunia benar-benar menutup bioskop. Semua jaringan memang akan mengalami penurunan pendapatan jauh dari perkiraan sebelumnya," demikian pernyataan salah satu studio di AS.

Salah satu sumber distributor film lainnya juga berkata, "Pasar memang terkena dampak parah akibat virus corona dan pengaruhnya pada akhir pekan ini tak terhindarkan. Pasar internasional lebih parah karena jumlahnya juga akan berkurang drastis di Inggris dan Jerman seiring penutupan bioskop di berbagai penjuru dunia." (has/has)