Christopher Nolan Bicara Imbas Corona ke Industri Film

CNN Indonesia | Selasa, 24/03/2020 10:48 WIB
Christopher Nolan Bicara Imbas Corona ke Industri Film Christopher Nolan berharap ada perhatian lebih terhadap industri film yang terkena dampak besar wabah virus corona Covid-19. (Matt Winkelmeyer/Getty Images for SBIFF/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Christopher Nolan menyoroti industri film yang terancam oleh pandemi global virus corona Covid-19, khususnya dampak terhadap bioskop.

Dalam opini yang ia tulis untuk Washington Post pada akhir pekan lalu, Nolan mengungkapkan bahwa bioskop telah menjadi bagian penting dari kehidupan.

"Ketika orang berpikir tentang film, pikiran mereka pertama-tama pergi ke bintang-bintang, studio, glamor," tulis sutradara film Dunkirk itu.


"Tapi bisnis film adalah tentang semua orang: orang-orang yang bekerja di toko snack, mengoperasikan peralatan, merobek tiket, memesan film, menjual dan mengiklankan dan membersihkan kamar mandi di bioskop lokal. Orang-orang biasa, banyak yang menerima upah per jam daripada gaji per bulan, menghidupi diri dengan bekerja di tempat tersebut," tambahnya.

Nolan kemudian menggambarkan tantangan besar yang dihadapi industri film saat ini setelah virus corona menyebar dengan cepat ke seluruh dunia dan menginfeksi lebih dari 300 ribu orang dan menyebabkan lebih dari 12 ribu kematian.

Apalagi, usai pejabat pemerintahan mengimbau dunia usaha ditutup sementara dan mendorong jarak sosial untuk memperlambat penyebaran virus. Untuk itu, Nolan berharap ada perhatian lebih terhadap industri film yang terkena dampak besar dalam situasi ini.

"Ketika Kongres mempertimbangkan permohonan bantuan dari semua jenis bisnis yang terkena dampak, saya berharap orang-orang juga melihat komunitas kami apa adanya yakni bagian vital dari kehidupan sosial, menyediakan pekerjaan bagi banyak orang dan hiburan untuk semua," ungkapnya.

Nolan melanjutkan, "Sebagai pembuat film, pekerjaan saya tidak akan pernah lengkap tanpa pekerja dan penonton yang menyambutnya."

Sutradara yang tahun ini akan merilis film baru, Tenet, itu pun menulis bahwa beberapa minggu terakhir telah menjadi pengingat bahwa ada bagian kehidupan yang jauh lebih penting daripada pergi ke bioskop.

"Ketika krisis ini berlalu, kebutuhan untuk keterlibatan manusia secara kolektif, kebutuhan untuk hidup dan tertawa, mencintai, menangis bersama, akan lebih kuat dari sebelumnya," tulisnya.

Namun dia masih berharap agar guncangan yang menghentak industri film tidak luput dari perhatian. Mengakhiri tulisan tersebut, Nolan mendesak para penggemar untuk mengingat alasan mereka pergi ke bioskop pertama kali.

"Mungkin, seperti saya, Anda pikir pergi menonton film untuk suara di sekitar atau soda dan pop corn, atau bintang film. Tapi tidak itu saja. Kita berada di sana untuk satu sama lain," ujar Nolan, dikutip dari Hollywood Reporter.

Sejauh ini, sejumlah bioskop di beberapa negara telah ditutup selama dua bulan terakhir. Itu dimulai dari China, salah satu pasar terbesar film di dunia, kemudian Korea Selatan, Italia, diikuti dengan beberapa negara bagian di Amerika. Bioskop di Indonesia pun per Senin (23/3) ini telah ditutup selama dua pekan ke depan. (agn/end)