Corona, Industri Film Inggris Beri Bantuan bagi Pekerja Lepas

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 08:17 WIB
Corona, Industri Film Inggris Beri Bantuan bagi Pekerja Lepas Ilustrasi pekerja film. (Istockphoto/MadCircles)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah organisasi perfilman di Inggris seperti British Film Institute (BFI) dan Film and TV Charity bersatu membantu para pekerja termasuk pekerja lepas dalam industri perfilman yang terdampak penyebaran virus corona.

Bantuan berupa dana tersebut disiapkan setelah Inggris menutup bioskop untuk menekan penyebaran Covid-19. Tak hanya itu, industri perfilman dan pertelevisian juga menghentikan sementara seluruh proses produksi.

Film and TV Charity juga akan mengatur kriteria kelayakan dan pendanaan pribadi yang nantinya dikelola bersama BFI. Badan amal tersebut meminta mereka yang terdampak segera mendaftarkan diri karena akan dibantu hingga £500 atau sekitar Rp9,7 juta. Dana tersebut belum termasuk dengan bantuan terkait Covid-19.


Bantuan tersebut akan ditujukan kepada karyawan yang kehilangan pekerjaan dalam sekejap mata akibat virus corona.

"Kami sudah dalam tahap khawatir karena hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Tenaga kerja kami sudah menderita kesehatan mental yang buruk," kata CEO Film and TV Charity Alex Pumfrey.

Melansir Screen Daily, BFI juga memimpin Satuan Tugas Sektor Layar Lebar untuk melihat dampak luas COVID-19 terhadap industri bioskop termasuk para pekerjanya. Mereka mengatakan bekerja sama dengan pemerintah Inggris untuk memastikan semua dampak dan konsekuensinya.

"Para pekerja lepas adalah tulang punggung industri film dan televisi kami. Kami berharap semua orang bekerja sama untuk membantu mereka yang paling terdampak dari wabah ini," kata Kepala Eksekutif BFI Ben Roberts.

Selain Selain BFI dan FIlm and TV Charity, Netflix turut membantu dengan berdonasi £1 juta atau sekitar Rp19,4 miliar (£1=Rp19,4 ribu). Donasi tersebut diberikan setelah pekan lalu, mereka juga mengucurkan dana US$100 juta atau sekitar Rp16,3 triliun bagi seluruh pekerja terdampak pandemi corona.

Sebagian besar dana tersebut akan diberikan kepada karyawan Netflix di seluruh dunia sebagai biaya tambahan karena seluruh proses produksi ditunda dalam dua pekan.

"Mulai dari tukang listrik, tukang kayu, penata rias, rambut, pengemudi dan banyak lagi selalu menjadi bagian penting dalam keberhasilan Netflix. Kami ingin membantu para pekerja lepas yang paling membutuhkan bantuan di masa seperti ini," kata Wakil Presiden Serial Orisinal Netflix Anne Mensah. (chri/end)