Jamiroquai Ubah Karya David Bowie Jadi Lagu Lockdown Corona

CNN Indonesia | Senin, 30/03/2020 20:35 WIB
Jamiroquai menyanyikan Let's Dance karya David Bowie menjadi lagu mengenai penutupan wilayah (lockdown) dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Jamiroquai menyanyikan Let's Dance karya David Bowie menjadi lagu mengenai penutupan wilayah (lockdown) dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jamiroquai menyanyikan Let's Dance karya David Bowie menjadi lagu mengenai penutupan wilayah (lockdown) dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

Melalui Instagram, Jamiroquai mengunggah video sang vokalis, Jay Kay, ketika menyanyikan lagu tersebut saat sambil duduk santai.

"Lockdown, put on your face mask and watch TV. Lockdown, to the sound of the kids all screaming at me," demikian Kay memulai nyanyiannya yang bercerita tentang keseharian kala lockdown, seperti menonton televisi.


[Gambas:Instagram]

Ia kemudian menyanyikan keluhan sakit kepala karena harus mengikuti imbauan lockdown dengan mengganti lirik lagu Bowie itu dengan, "Lockdown, trying to avoid the COVID-19/ Lockdown, I've got a headache, a serious headache."

Ketika memasuki bagian bridge lagu, Jamiroquai bernyanyi, "And if you dry cough, I'll run from you. A fever so high with diarrhea. You know this viral flu is trying to kill you too/ If you should run under a bus it is because you're bored."

Jamiroquai bukan musisi pertama yang menggubah lagu untuk menjadi teman saat lockdown. Sebelumnya, seorang seniman dengan akun YouTube bernama Urian Hackney mengunggah video saat ia menyanyikan lagu Stay Away milik Nirvana.

Memainkan semua instrumennya sendiri, musisi itu mengganti lirik lagu menjadi, "Wipe every surface clean (I sanitise!)/ Stock up on rice and beans (I sanitise!)" at the verse, and stay inside."

Salah satu personel R.E.M, Michael Stipe, juga menyanyikan ulang penggalan lagu It's the End of the World As We Know It untuk panduan kebersihan di tengah wabah virus corona.

Sejumlah negara memang sedang menerapkan lockdown demi mencegah penyebaran virus corona. Berdasarkan data teranyar, virus corona telah menginfeksi 720 ribu orang, 33.905 di antaranya meninggal, dan 150.918 lainnya sembuh. (has/has)