Sebut saja pada 2016 lalu, Glenn pernah mengatakan kepada CNNIndonesia.com bahwa ia selalu bersemangat menyambut bulan Ramadan meski bukan Muslim.
Ia sudah merasakan semangat itu sejak kecil karena tumbuh dengan anggota keluarga Muslim. Menurutnya, masyarakat non-Muslim juga bisa merasakan manfaat Ramadan, seperti ikut mengendalikan diri hingga detoks yang baik bagi kesehatan jiwa raga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Toleransi Glenn Fredly Sepanjang Ramadan |
Kala itu, ia percaya lagu-lagu dalam album Hidayah bisa menyatukan seluruh umat manusia. Ia tidak ingin Indonesia terus menerus dilanda konflik horizontal yang dipicu perselisihan antaragama.
Pada 2015, ia sempat menghadiri acara konferensi pers penamaan jalan sepeda di Den Haag, Belanda, dengan nama aktivis HAM dari Indonesia, Munir Said Thalib, tanpa undangan khusus.
"Saya datang karena panggilan nurani. Untuk membela Munir tidak perlu jadi aktivis. Ini bukan tugas aktivis saja. Media hingga ibu rumah tangga perlu bergabung," kata Glenn.
[Gambas:Video CNN]
Penyanyi kelahiran 30 September 1975 itu juga hingga akhir terus memperjuangkan kesejahteraan musisi. Ketua KAMI (Kami Musik Indonesia) tersebut berharap pemerintah sadar dan mau memperjuangkan kesejahteraan musisi Indonesia, baik di depan dan belakang layar.
Ia menyadari perkara kesejahteraan ini tak mudah dan membutuhkan proses. Namun, pelantun lagu You are My Everything ini memilih bersikap positif.
"Musisi itu enggak cuma yang di depan panggung, di belakang panggung juga. Kesejahteraan ini mencakup keberlanjutan profesinya. Dari penyanyi, arranger, produser, banyak banget layer-layer di dalam ekosistem ini," ucapnya.
"Musik menyelamatkan saya. Saya bersyukur bisa bertemu banyak orang di industri musik." (chri/has)